Selasa, 06 Januari 2015

Kamulah Yang Ku Cari bag.4 " SIMBOL CINTA " END

Tak bisa kuelakkan lagi tamparannya yg lumayan keras itu... ya Ria marah padaku entah mengapa, namun sepertinya aku mengetahui alasannya...
Kubiarkan saja dia dengan luapan emosinya itu... katanya
" Gw bukan cewek murahan tau yg bisa lo perlakukan seenaknya "
Aku hanya bisa terdiam... karna kusadari memang akulah yang salah. Setelah mengatakan itu Ria keluar kelasku... teman-teman sekelasku jadi bengong semua... termasuk Ryan dia jadi kecewa terhadapku sekarang karna kejadian barusan.
" Jadi lo ngejual Ria sama Gw nda... parah lo ini "
Nich makan nich... dia menghantamku dengan pukulan-pukulannya sekeras mungkin. Aku kembali hanya bisa terdiam... teman-temanku yang lain sempat ada yg melerai Ryan yg menghajarku tapi tetap saja sia-sia. Tubuhku wajahku telah dipenuhi dengan hujanan pukulan dari Ryan... 
Akhirnya aku masuk UKS lagi...


Aku pun pingsan sejenak... gawat pikirku.. prestasiku di sekolah bisa rusak karna hal ini... orangtuaku bisa kecewa karnaku yg selalu terlibat perkelahian akhir-akhir ini..
Tanpa kusadari sosok yg selalu dekat denganku sekarang muncul lagi...
Ya! dan dia adalah Ria Agustia lagi... tak tau darimana dia mendapat kabar, sekarang dia merawatku kembali di UKS.
Aku tersentuh juga sedikit kesal...
" ngapain lagi Ria? bukannya ini yg lo inginin dari gw... memperparah kehidupan gw yg udah parah ini... udah puas belum!? "
" gw... ukh hiks hiks bukan ini yg gw pengen nda... gw itu suka sama lo nda... lo itu cowok baik pertama yg selalu baik sama gw... jadi gw mulai merhatiin lo sekarang... cuman lo selalu menghindar.. gw nya jadi bingung "
what? bukan lo yg bingung Ria... melainkan gw.. bisik gw dalam hati.


Kembali kuterdiam... Ria seakan menunggu sebuah jawaban yang sebenarnya kesannya terlalu terburu-buru menurutku.
" Ria... lo tau ga... ada kata-kata begini ' saat seorang wanita mengikuti seorang pria... pria itu akan bertindak seolah-olah sang wanita adalah sebuah gangguan... namun sang pria juga merasakan rasa senangnya secara bersamaan ' paham ga? "
" maksudnya? "
" Gw sebenarnya suka sama lo juga... cuman yg namanya pria itu memiliki tanggung jawab di pundaknya... jadi kalo lo terus ngikutin gw gini... tanpa lo mikirin masa depan lo dan gw juga yg lari dari pikiran tentang masa depan gw sendiri... hubungan kita ini nantinya ga akan berhasil "
" Gw berharap dengan jawaban gw ini lo bisa paham... sedikit mengerti beban gw yg sekarang... kalo lo emank beneran suka sama gw... biarin gw ngejalanin hidup gw yg sekarang ini... kalo gw berhasil gw akan jemput lo... itu juga kalo lo masih mau nungguin gw. "
YANG NAMANYA LAKI-LAKI PASTI MENEPATI JANJINYA SELAMA ITU MASIH MAMPU UNTUK DILAKUKAN...
jadi... untuk sementara dan mungkin akan menjadi seterusnya berhentilah ngejer gw Ria Agustia...
ini demi kebaikan kita juga. 


Setelah mendengar kata-kataku entah apa yg ada di pikirannya sekarang... dia tidak keluar seperti kemarin... dia masih merawatku sekarang. Tebakanku.. mungkin dia puas dengan jawabanku tadi...
Dan merasa memiliki harapan yang besar terhadapku karna telah mengetahui rasa sukaku padanya. Ya! Dasar memang wanita... penuh misteri namun disisi lainnya penuh dengan kasih sayang dan cinta kasih.
Aku pun mulai tertidur kembali seperti keadaan pingsan barusan... mungkin aku memang butuh istirahat.
Dan karna kondisiku yg sekarang... aku ijin dari tempat kerjaku.
Dan saat aku terbangun...
semua teman-teman sekelasku dan beberapa murid lain berkumpul di ruangan UKS ini...
dan ada Ryan juga...
" SURPRISE.... " kata mereka...
suasananya jadi hiruk pikuk... ada apa sebenarnya...
" SELAMAT ULANG TAHUN Venda Jerry " sahut mereka semua bersamaan...
ada Ria juga dan beberapa guru yg dekat denganku...
ahh sial aku memang tidak mengingat hari ini hari kelahiranku... tgl 7 januari...
tapi mengapa Ryan tadi memukulku dengan sungguhan...
Dan baru kutau alasannya setelah beberapa teman menyampaikan semua rencananya kepadaku...
sebenarnya Ria sudah tau bahwa Ryan memang akan ada di Basville kemarin... mereka berdua bersekongkol untuk mengetahui jawabanku terhadap Ria pada hari ini...
uhh sial... tubuhku sakit tapi hatiku kog malah senang ya.
Dan Ryan dengan suara kencang mengumumkan...
" Teman-teman sekalian, bu guru pak guru yg kami cintai... ada berita penting nich... Venda sama Ria jadian lho.... kasih selamat donk yeeeeeeee horeeeeeee "
" HOREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE SELAMAT YAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA "
Ria mendekatiku lalu memelukku erat... duh sakit... tapi senang...
dan beginilah yg orang sering sebut...
" SIMBOL CINTA " yg tidak lain adalah " KEBERSAMAAN " yg tak bisa diukur nilainya dengan materi apa pun...
Terima Kasih buat semuanya... 
Terima Kasih juga buat pengarang cerita ini Oktavianus Bernalius...


~ THE END ~ - TAMAT - 



Sabtu, 13 Desember 2014

Kamulah Yang Ku Cari bag.3

Ruben dan Ryan mulai mendekati kami... dan akhirnya Ryan meminta maaf kepadaku, begitu juga dengan Ruben... mereka mengakui kesalahan dan menunjukku sebagai pria sejati... karna kalau saja aku tidak menerima pukulan itu, mungkin gadis yg mereka suka (Ria) akan terluka dan membenci mereka. Sebagai teman yg baik aku merangkul mereka...
Memang... dalam hidup mesti ada konflik demi menuju level pendewasaan diri.
Dan setelah itu mereka keluar... tentu saja alasan tadi tidak didengar Ria... Ruben dan Ryan menyampaikannya diam2 kepadaku... dan aku mengerti maksud baik mereka.
Ria yg sedikit heran menatapku lama. Aku jadi canggung kembali... hingga aku bertanya
" Kenapa Ria kog lama natapnya? "
" eng... ga papa kog... aku heran aja sama kamu, di dunia yg udah jadi seperti ini... kog kamu memilih jadi orang yg baik hati sich? "
" baik hati??? ngga jg sich... aku juga manusia biasa kali... kadang bisa jahat juga "
" yakin? kamu udah dua kali lho nolongin aku!!! apa jangan2 kamu suka ya sama aku? "
" hah? kog ngomong gthu... ya ga lah... kamu kan pelanggan aku posisinya kemarin. n' hari ini teman sekolahku... bener kan? mana ada status yg begitu "
" kalau ada... gimana? kamu mau ga jadi pacar aku? "
" umf... ga usah aneh2 dech Ria... mana ada cewek secantik kamu pacarannya sama cowok biasa aja... aku juga tahu diri "
" kog ngomongnya gthu... perasaan itu ga boleh dicampur aduk sama status... ya kan? "
" kalau gthu aku jawab jujur dech ' gw ga suka sama lo ' "


Seketika itu Ria bangun dari tempat duduknya menuju keluar... dan tak kembali menungguiku lagi. Jam sekolah berakhir dan waktunya aku kerja kembali... di Basville. Aku jadi sedikit merasa bersalah berkata seperti tadi di depan Ria...
Sesampainya di tempat kerja dengan aku yg mulai bekerja kembali, rasa sakit di pipi memang masih sich... tapi ntah kenapa rasa sakit yg dihati tak bisa dibendung... terus muncul rasa bersalah.
Hingga koki yg biasanya menghiburku... kini gurauannya serasa tidak lucu lagi dihadapanku.
Sampai sesosok wanita cantik itu muncul lagi... Ria datang sebagai pengunjung Resto dan memintaku untuk melayaninya. Dengan profesional tentu aku melayaninya... sebab moto dalam hidupku " perasaan tidak boleh dibawa ditempat kerja... tetap menunjukkan profesionalisme "


Hingga waktu mulai menunjukkan pukul 21.00 waktu Resto akan tutup. Ria tidak kunjung keluar juga... sampai aku keluar menuju parkiran mengambil sepeda motorku... Ria mendekatiku dan memintaku mengantarnya kembali kerumah dengan alasan hari ini mobilnya masuk bengkel. Aku mengiyakan saja dan mengantarnya kembali kerumah dengan sukarela...
Sambil terus melaju... kenikmatan malam kelabu ini menghangatkan suasana untuk kami berdua... aku yg tadinya biasa mulai gugup sambil melihat kanan dan kiriku menikmati pemandangan kota sekenanya.
Tangan Ria mulai merangkul pinggangku dan tanpa kusadari dia terlelap tidur dipunggungku yg mungkin menurutnya hangat...
Tanpa terasa perjalanan singkat ini pun mencapai tujuannya...
Lalu kubangunkan Ria...
" Ria... Ria... udah nyampe nich, turun gih... saya juga lelah... mau pulang, besok sekolah lagi kan "
" iya... mampir kerumah nda... "
" lain waktu aja... pasti saya mampir "
" gw tunggu janji lo ya... OK! sampe ketemu besok "

Nampak dia kegirangan. Dasar wanita... penuh harapan... tapi tak tau apa yg diharapkannya akan berhasil atau tidak. Dan laju berikutnya kudaku menuju rumahku sendiri.
Esoknya seperti pagi biasanya... di sekolah tidak terjadi hal apa-apa untuk hari ini. Namun Ria sudah menunggu di depan kelasku... dan tersenyum. senyum manisnya itu aku campakkan saja... dan menuju ke bangku tempat aku duduk. Dia masuk... seluruh laki2 di kelasku... dan ada Ryan juga terpukau... karna hari ini penampilan Ria sedikit berbeda, dia jauh lebih cantik dari sebelumnya... menurut mereka... pandangan nafsu lelaki mereka. Tapi bagiku... tidak ada yg berbeda, wanita memang dituntut cantik demi lelaki...
" nda... gw tunggu janji lo " itu yg diucapkannya.
" janji apa nda... " Ryan menyela, sementara Ria sudah keluar dan kembali menuju kelasnya.
" gapapa yan... dia mau ke Resto lagi paling... lo mau nemenin dia!? "
" OK! tempat lo gawe ya... dia sering main kesitu "
" ya... lo bawa motorlah! nich gw kasih alamat rumahnya... lo aja ntar yg nganter dia pulang, OK! "
" OK brada... lo emank sohib gw "
Dan malam yg sama terulang... dan Ria kaget ada Ryan di Basville. Saat jam pulang kerjaku, Saat Basville tutup... sebelumnya aku ijin pulang duluan lalu lewat pintu belakang, pintu koki untuk pulang...
Tanpa sepengetahuan Ria... aku sudah pulang duluan...
lalu besoknya Ryan kelihatan sangat senang sekali... lain halnya dengan Ria... dia masuk ke kelasku berjalan... lalu apa yg terjadi...
DIA MENAMPARKU TEPAT DI WAJAH.

BERSAMBUNG



Minggu, 07 Desember 2014

BERNALIUS as OBEY KAIGA DOC. 2014



DOKUMENTASI 2014 :
Masih terlalu dini untuk MENYERAH...
Setelah belajar banyak dari pengalaman selama ini...
Tidak cukup satu dua tahun untuk meraih sukses...
Dibutuhkan perjuangan lebih, dan kesabaran dalam menghadapi tiap level pendewasaan...
2014 BERNALIUS masih belum menjadi apa-apa... umur 22 tahun bulan Desember.
namun tetap memiliki rencana...
masih berupa rencana... it's a PLANNING more. 

Kamulah Yang Ku Cari bag.2

Dia seperti panik tidak karuan... Akhirnya Kuhampiri saja dia penuh keberanian.
" Kenapa mbak? Ada yg bisa saya bantu? "
" Mobil saya mogok mas, mana HP lobet lagi... "
" umf... udh tutup sich ya restonya, aturan dicas di dalem aj tadi... gini aj pake HP saya aj dulu buat nelpon keluarganya mbak "
" nomornya disimpen di memori HP... bukan di SIM card... jadi sayanya ga hafal mas... mana udh mlm lagi "
" kalo gthu gini... biar saya hubungi derek... terus mbaknya saya antar kerumah mbak... gimana? mbak percaya ga sama saya? perkenalkan dulu... nama saya Venda... Venda Jerry.. ini wujud pertolongan sekaligus terima kasih dari saya karna mbak udh berkunjung ke restoran tempat saya bekerja "
" Beneran gapapa nich... ga ngerepotin mas? kalo gthu mana mobilnya... "
" bukan mobil... motor! ini helmnya... dipake ya... buat safety (PENGAMAN) bukan biar aman dari tilangan polisi lho "
" ihhh... mas ini bisa aja, pinter ngeguyon... "
" hehehe ;) bukan guyon lah, yaudah derek udh saya hubungi bentar lagi dateng... mobil bisa dianter ke rumah mbak ntar setelah saya tahu rumah mbak "
" makasih banget lo mas "
" iya "


 Motorku melaju dengan sangat pelan... tidak seperti biasanya kalo aku sendirian. Kalo sendirian aku sering memacu adrenalin sendiri... ngebut di jalan dengan penuh perhitungan mantap. Tetapi dengan begitu juga aku sering tidak luput dari bahaya maut... aku sering mengalami kecelakaan fisik karnanya... hahaha tidak masalah... aku tetap membawa kudaku tidak ada sedikit pun trauma melekat di batin.
 Di Perjalanan kami tidak mengobrol sama sekali... sebab akunya grogi juga, dan si mbak diam terus...
Lalu mbak menunjuk arah Perumahan Bintang Sakti... rupanya disinilah dia tinggal, wawh rumah yg megah. Mataku ini terpesona melihat bangunan besar nan mewah d depan mata.
" mampir mas... "
" ohh makasih saya mau langsung balik aj... mbak "
" bukan mbak... saya punya nama... nama saya Ria... Ria Agustia.. kalo gthu ini ongkosnya... "
"ga usah mbak... eh Ria (Ria???) saya ikhlas membantunya... sebentar lagi mobil dereknya datang membawa mobil kamu... soalnya tadi udh saya sms alamatnya... yaudah saya balik ya! dahhh "
ASTAGA!!! ternyata benar dugaanku... dia itu Ria... wahhh kecantikan mempesona...


Sekali lagi aku pulang dengan riang gembira malam ini. Esoknya datang lebih cepat... dengan sarapan seadanya aku berangkat ke sekolah... di sekolah kudengar ada ribut-ribut, ternyata Ruben dari kelas sebelah kelas C bentrok dengan kawan sekelasku Ryan di kelasku kelas D gara2 membicarakan soal Ria... kuketahui ternyata mereka berdua adalah teman dekat Ria... dari SMP...
Di keadaan yg sengit itu kulihat Ria ada... mbak yg kemarin aku antarkan pulang, aku tidak mau ambil pusing... kulewati saja bentrok itu...
Namun memang dasar nasib... saat Ruben hendak memukul Ryan kuperhatikan arah pukulannya akan mengenai Ria juga... aku segera berlari secepatnya... dan menerima pukulan Ruben yg keras itu tepat di pipiku.
AKU PINGSAN!
Lalu setelah sadar aku mendapati diriku sudah berada di UKS... dan ada Ria menemaniku..
" kamu Venda yg kemarin kan... aduhh aku jadi ngebuat kamu bermasalah kedua kalinya... maaf (sambil dia menangis) "
" heyy... kenapa nangis sich, kayak anak kecil aja... lagian saya ini cuma ga tega aja ngeliyat orang dalam masalah... cuma itu "
Kupikir-pikir benar juga... kenapa aku memilih jalan penuh masalah ini sekarang... ASTAGA.
Dan kulihat Ruben dan Ryan yg bersungut masuk... menghampiri kami berdua. Apa mereka mau menghajarku lagi...

BERSAMBUNG
Ria Agustia
Ryan dari kelas D
Ruben dari kelas C

Jumat, 05 Desember 2014

Kamulah Yang Ku Cari bag.1

Di sekolahku sedang hangat mebicarakan seorang cewek cantik namanya " Ria ". Sebelumnya perkenalkan namaku " Venda "... Venda Jerry anak biasa di lingkungan yg sederhana... aku tidak kaya juga tidak kesusahan soal makan...Kembali ke penyampaian awalku tadi ya " Ria " Ria Agustia anak yg cantik, baik, dan berasal dari keluarga berada...Teman-teman sekelas priaku tidak henti-hentinya membahas dia... Sebenarnya aku juga penasaran dengan sosoknya... tapi entah mengapa keinginan untuk itu aku pupuskan... mengingat sekarang aku lebih fokus ke studiku saja...Yang perlu diketahui.. kelas kami berbeda dengan kelas Ria... di sekolahku ini Sekolah Menengah Atas Harapan Jaya status sosial sangat diperhatikan... sehingga penggolongan kelas... atau khasta berlaku disini. Berdasarkan huruf abjad kelasku berada di posisi huruf " D " sedang Ria dan teman-temannya di kelas " A " kelas anak2 Elite...
Jam pelajaran untuk hari ini pun berakhir... tiba saatnya untukku pulang... dan memulai kerja part timeku lagi di Restoran Bassville...pekerjaanku disitu adalah menjadi pramusaji atau waiters, ya karna keluargaku tergolong tidak mampu... untuk membiayai sekolahku, pekerjaanku ini sangat diperlukan guna membantu kedua orangtuaku mengurangi beban pikiran mereka mengenai biaya hidup sekolahku dan hidup kami... lagian Gajiku lumayan juga Rp 1,700,000,-. Seperti biasa kuganti seragam sekolahku dengan seragam resmi kerja di ruang ganti, ketika memasuki tempat kerja kusapa rekan-rekanku penuh hangat. " Haloo Semua... Apa Kabar? " dan dengan salam hangat juga mereka membalasnya. Suasana kekeluargaan inilah yg membuatku bertahan sampai 3 tahun lamanya sudah aku disini bekerja dari pertama aku masuk sekolah menengah hingga aku mendekati tahap kelulusan sekarang.
Hari ini lumayan ramai pengunjung di resto... banyak wanita-wanita cantiknya juga kata Senior Kokiku... Bang Burhan. " Gak ada salahnya da... Lo mulai interaksi dengan cewek2 beken disitu " katanya merayuku. " Udh hampir 3 tahun lo disini... masa lo blm punya gebetan juga... laki bukan lo " sambungnya lagi.Aku hanya bisa tertawa dan tidak menanggapi gurauannya... karna memang beginilah sikap seorang Venda Jerry... hahaha. Aku sedikit tertutup dengan obrolan yg tidak membuatku tertarik. Tapi setiap rekanku mengerti saja mengenai sikap anehku ini...Dan di sore itu datanglah sosok cewek cantik idamanku... waw... dari parasnya yg anggun, pinggul yg sempurna, bagian dada yg elegan, rambutnya terurai manis... kusadari wanita ini benar tipeku. Tapi yg menyodorkan menu sudah lebih dulu temanku mendekatinya... si Bambang... hehe ;) biarkan sajalah.Lalu Bambang menyerahkan menu ke koki... Ardian... koki yg sikapnya hampir mirip denganku... sedikit tertutup..." Kerjain yg Ligat... Cewek cakepnya nunggu tuh di... " kata Bang Burhan.Lama kutatap wanita itu... kuperkirakan umurnya tidak jauh beda denganku... dan dari percakapannya dengan teman sebayanya... kudengar kata " SMA Harapan Jaya ". Lho.. Apakah dia ini sekolah disana juga.?
Lalu aku meminta Bambang supaya biar aku saja yg mengantarkan menu yg sudah dihidangkan... Bambang menyetujuinya..." Ini mbak pesanannya " kataku. Kucium wangi tubuh dan rambutnya semerbak..." oh, iya " suara lembutnya bergetar di telingaku.Apakah ini Cinta? tidak jelas... aku sendiri belum pernah merasakan sebelumnya...Kalau benar dia dari SMA Harapan Jaya juga... apakah jangan-jangan dia ini Ria Agustia.Dengan senyum tanda senang kuakhiri kerjaku hari ini dengan penuh semangat...Saat aku keluar resto... wanita itu menunggu diluar sendirian seperti kebingungan...

BERSAMBUNG ~
Venda Jerry

Sabtu, 09 Agustus 2014

Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag TERAKHIR - I AM BACK FOR YOU

" Jadi... Apa sekarang Babak Selanjutnya Mbakku yg cantik? " Kata Endru. Sudah 10 Tahun ya... tak terasa ya Mbak, Mbak makin cantik... serius.
" Apa sich? Gombal! ". Umf laper nich... makan siang yuk Mbak.
Time for Have a Lunch.
Setelah makan kami mulai mengobrol-ngobrol. Banyak hal yg kami bahas. Dari masa-masa kuliah kami dulu... kelanjutan setelah Endru pergi, sampai pada Kehidupan Endru di Paris, Prancis.
Rasanya kami seperti bernostalgia saja padahal kami kan belum tua banget.
Aku bilang Philip sudah menikahi dosen cantik Vivi mantan Endru dulu, Yuka pun sudah menikah dengan seorang businessman asal Jepang anak dari teman ayahnya... Pestanya berlangsung sangat meriah Pesta Pernikahan Yuka dengan Ashimoto Junpei mempelai prianya.
Keempat Anggota Four J pun sudah pada bekerja dan ada yg sudah menikah dan memiliki anak.

Umf tau ga... di setiap cerita yg Mbak hadiri itu sebenarnya aku juga hadir di acara tersebut, hanya saja aku minta mereka merahasiakan keberadaanku dari Mbak. " Kenapa dru? Padahal sudah 10 tahun... hikz hikz ".
Udah-udah jangan mewek lagi geh... kenapa sich... padahal kita kan ga punya hubungan apa-apa.
" Siapa bilang? Gw suka sama lo dari pertama kita ketemu tau! " tiba-tiba aku langsung saja keceplosan... dan memang begitulah faktanya.
" Really! terus kenapa waktu itu Mbak nolak me... ? hayoo ".
" gara-gara kamu main sama cewek lain... aku cemburu tau. "
" hahahahaha :D "
Entah kenapa obrolan kami jadi saling buka-bukaan fakta begini.
Endru lalu memegang daguku dengan satu jari telunjuk kanannya. Dia menengadahkan kepalaku, sehingga sekarang kami saling berhadapan muka.
GREAT! BEAUTIFULL... BEAUTIFULL ART... BEAUTIFULL CREATION yang diciptakan TUHAN.
Aku juga suka kamu Rena... itu sebabnya " I AM BACK FOR YOU " from BROKEN HEART.

Dan kami berdiri, lalu berpelukan dan dilihat oleh banyak pengunjung restaurant. Seketika kami jadi Pusat Perhatian... ditambah dengan tepuk tangan yg meriah. Ohh perasaanku saat ini tak bisa kugambarkan dengan jelas, yang penting sekarang aku senang. Karna 10 tahun yg kulalui penuh penyesalan ini tak menjadi sia-sia. Terima Kasih Endru karna sudah mau memaafkan dan kembali untuk mencintaiku dengan sepenuh hati sekarang.
Terima Kasih juga Rena karna sudah mau menunggu keegoisanku selama ini.
Mari kita gelar Pestanya...

Dan kami berdua pun menikah... Teman-Teman kami semua kami undang. Yang aku heran... kenapa bisa secepat ini hubungan kami, padahal kami belum pacaran secara resmi... seperti remaja-remaja pada umumnya.
Tapi sudah jelas biar bagaimanapun... pilihan priaku tetaplah Endru. Dan dia semakin tampan sekarang... Aku suka dia Apa Adanya.
Prosesi Pernikahan berlangsung... Setelah Pemuka Agama menyampaikan kami resmi menjadi sepasang suami istri... kami saling berciuman.
Dan Pesta pun berlangsung... dengan meriahhh, karna Tamu Undangan yg hadir rata-rata adalah mitra bisnis Endru dan Philip.
Rupanya Endru sudah menjadi salah satu orang sukses di Paris dengan jaringan bisnis Property dan Galery Seni bersama Philip.

Ya! Beginilah akhirnya... Sebenarnya sedikit aneh juga kisah cintaku ini. Kuakui Cinta itu Memang Rumit ya...
Kalau sudah marah... Cinta itu malah semakin Kuat. Dirindukan saat tidak ada, Menyapa dikala hati berbunga-bunga...
Tak kulihat raut Shereen yg iri melihat kebahagiaan kami. Kurasa Endru memang berhasil membuat semua hati tidak terluka... Vivi pun demikian, bersama Philip mereka sangat serasi sekali.
Aku juga tidak mau kalah... Kucium Pipi Endru yg sebelah kanan... wajahnya memerah.Dan Happy Ending buat kami.


Senin, 04 Agustus 2014

Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.9 PERTEMUAN KEMBALI

  • Sudah 10 tahun berlalu... Kehidupanku di Indonesia masih baik-baik saja. Namun sampai sekarang pun aku masih tak bisa melupakan Endru dan kesalahanku padanya. Bagaimana ya keadaan dia disana... di Paris... yg merupakan kota yg menjadi impianku juga.
    Saat ini aku sudah lulus dari fakultas... sudah 4 tahun yg lalu. Dan sekarang aku bekerja menjadi staff manajemen di sebuah Hotel ternama di Jakarta.
    Kudengar rumor dari teman-temanku Endru akan kembali ke Indonesia. Tetap saja hingga kini pun kabar itu hanya merupakan sebuah rumor.
    Hingga malam itu datang...

  • " Excuse Me Miss...  What room is there left? I want to check-in. What price V.I.P room for class? " seorang pemuda yang berbahasa inggris menggugah hatiku dengan ketampanannya... yang hampir melupakan memoryku mengenai Endru.
    " There, sir. VIP class room price Rp 1.300.000, - for one night. Please! Bellboy Let us help you bring your luggage and escort you up to the room. "
    Sambil kuberikan kode kepada Bellboy untuk memberitahukan nomor kamarnya kepadaku dan minta menanyakan sekalian no HP nya juga.

  • Setelah aku mendapatkannya. Kusamarkan identitasku lalu meng-smsnya. Di daftar tamu dituliskan namanya " Mr. Dru Wine ". Sambil terus berpura-pura karna ternyata aku mendapatkan respon juga darinya kuminta alamat emailnya, akun facebook, twitter, hastag dan macam-macam. Dia terus membalasnya seperti tidak ada keraguan.
    Kukira dia akan marah dengan aku yg menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi.
    Lalu aku membuka akun facebookku dan mencari akun facebooknya... Dan dia lalu menelponku... deg degan aku dibuatnya, kuangkat saja.
    " Night " suara yg lembut itu seketika mendesir ditelingaku. Setelah menilik akun facebooknya... kulihat-lihat saja koleksi fotonya.
    Dan ternyata...
    " Sudah, Ga perlu kaget begitu... mbak. Aku tahu sekarang mbak lagi buka-buka akun facebooku kan. Apa kabar? Maaf ya pertemuan kita tadi aku pura-pura tidak mengenal mbak! Tapi yg jelas... selamat bertemu kembali... Saya Endru adik kelas mbak yg imut dulu.

  • Tak bisa aku menahan rasa haru. Langsung Kuhampiri saja kamarnya... kamar no 307. Kuketuk pintunya... Namun tidak ada respon dari dalam kamar.
    Suara Telpon pun sudah hening... karna sudah diputus olehnya. Lalu Bellboy yg tadi mengantarnya kutanyai kemana tamu itu perginya...
    Dia bilang Mr.Dru Wine sudah check out 10 menit yg lalu karna katanya ada urusan mendadak yg harus ditangani di galery seni.
    JAHAT!!! baru saja bertemu... ternyata dia sudah pergi lagi dan kembali ke Prancis.
    Prancis??? Mr. Dru Wine ada di gedung di seberang sana mbak. Itu Galery seni yg itu...
    Karna Barusan dia bertanya sama saya Gedung Seni " ARTIC " milik Ryan Sembodo.
    Makasih ya!

  • Aku lalu bergegas ke seberang. Kutitipkan pesan pada Bellboy kalau Owner bertanya mengenaiku... bilang saja ada urusan mendadak dirumah.
    Kali ini aku pasti dapat mengejarmu Endru... Dia sudah berubah sekali, menjadi tampan dan semakin berkesan dingin padaku.
    Sepertinya dia belum memaafkan keegoisanku dulu.
    Kali ini aku harus bertemu dengannya dan meminta maaf, karna aku sudah menunggu lama untuk sampai ke moment seperti sekarang ini.
    Tak tahu kenapa air mataku terus menetes... membuat pandanganku jadi sedikit kabur.
    Aku sudah di depan Gerbang Gedung ARTIC... tak kusadari sosok-sosok yang keluar dari Gerbang karna aku terus saja terharu.
    Rasanya aku seperti orang bodoh sekarang yang tak tahu sedang melakukan hal bodoh apalagi sekarang.
    Dan saat aku masuk kutanya pegawai setempat mengenai Pelukis ternama dari Prancis bernama Dru Wine yg baru saja masuk, mereka membenarkan kedatangannya barusan namun kata mereka Dru Wine baru saja keluar karna masalah Galerynya sudah selesai...
    Lukisan Albert Einstein yg dijanjikannya telah selesai dan besok akan dipajang sebagai aset utama.

  • Aku keluar dengan sedih sekali. Sepertinya Endru memang tidak mau bertemu denganku lagi...
    " Endru... kamu tahu ga... sudah hampir 10 tahun aku merasa bersalah dan satu maaf darimu pun belum aku terima sampai sekarang " seperti orang gila aku berkata begitu diluar gerbang, untungnya tidak ada orang diluar.
    " Sudah kumaafkan kog Mbak Rena " suara itu mulai kudengar lagi.
    " I Already Forgive You Rena ".
    Hikz Hikz air mataku tak henti-hentinya bercucuran. Lalu dia datang memelukku.
    Aku sudah memaafkanmu Rena.
    Jadi sekarang maafkanlah dirimu juga.

    to be continued.~