Rabu, 26 Oktober 2016

SIAPA SAYA? SAYA “ OKTAFIANUS BERNALIUS “ bagian KETIGA “ APA ITU CINTA? “

Selepas itu berlalu... Rasa suka pada seorang gadis yg sesungguhnya seperti terkubur, terbelenggu dalam diri ini... Berlebihan sebenarnya tapi itulah yg sebenarnya saya rasakan... semenjak kejadian itu... sampai sekarang.
Waktu SD banyak gadis yg dekat denganku... dan jujur tidak ada yg aku dekati sama sekali... mereka yg mendekat.
Yg aku ingat adalah Cindy, Yovi... mereka berdua memang kebetulan satu bangku denganku dulu... dalam sekolahku “ Xaverius Panjang “ memang dibiasakan duduk diatur dengan pasangan-pasangan yg sudah ditentukan acak oleh guru... mungkin karna sebangku itulah aku jadi merasa terlalu PD dengan menganggap mereka menyukaiku... tapi itulah batasannya... aku tidak memiliki perasaan apa-apa.
Itu waktu aku kelas 5 dan 6. Yg lebih mengherankan pernah terjadi suatu momen yg unik menurutku... aku punya seorang teman lain di kelas 6 selain Yovi yg sebangku denganku... namanya “ Veronica Ratih Mulyono “, aku rasa ini juga merupakan bagian dari rasa PD-ku...
jadi begini, pernah disuatu momen aku mendapat giliran piket untuk mempersiapkan kelas... jelas aku datang pagi-pagi sekali jam 6-an. Karna memang sekolah masuk jam 07.15.
Yg aku tau Ratih jarang datang terlalu pagi... entah bagaimana aku juga bingung, aku datang ke sekolah mengambil kunci jam 6 lewat 20 menit... sekitar setengah tujuh pagi lah. Aku lalu membuka kelas lalu menyapu, kemudian menyiapkan taplak meja guru. Setelah itu aku ke kantor lagi... letak kelasku waktu kelas 6 SD adalah di atas, aku lalu turun tangga kembali ke kantor mengambil tugas Ulangan Matematika yg hendak dikoreksi di awal mata pelajaran... Aku lalu naik tangga lagi membawa setumpuk buku, dan saat hendak naik... aku dikagetkan oleh suara, kenapa aku kaget... karna aku memiliki kebiasaan dulu kalau berjalan selalu melihat ke bawah.

Aku lalu dikagetkan oleh suara... suara seorang gadis katanya “ Pagi Bernal “ Lalu aku menengok... dan dia ternyata adalah Veronica Ratih. “ Ya Pagi, napa tih? “
“ engg... lo udh ngerjain PR matematika blm...? kalo ga salah ada bagian yg susah kan “
“ ya... udah, tapi gw ga terlalu merhatiin tuh bagian yg susahnya dimana “ kemudian aku berlalu membawa tumpukan buku itu ke meja guru di kelas.
Setauku Ratih ini lebih cerdas dariku... sejak itu timbul tanda tanya dalam diriku “ ada apa sebenarnya? “ itu saja. Aku mengganggap pertemanan kami ini baik-baik saja. Memang aku juga tergolong yg terbaik di kelas... tapi menurutku... saya ini biasa-biasa saja.
Kemudian aku LULUS SD, aku berpisah dengan mereka bertiga... karna aku memilih melanjutkan di SMP Xaverius Panjang sekolah kakakku juga... jadi sudah jelas TK, SD, SMP aku bersekolah di Xaverius Panjang, BANDAR LAMPUNG.
Di SMP juga terdapat kejadian unik... yg juga menjadi tanda tanya bagiku, mungkin karna aku yg tidak peka atau aku yg memang terlalu kePD-an atau entahlah saya juga bingung menjelaskannya.
Jadi yg ini begini ceritanya... ada seorang gadis bernama “ Grace Andani “ dia juga tergolong smart girl. Saat pulang sekolah, aku dan dia biasa naik angkot kalau hendak pulang. Aku sedang asik-asik bergurau dengan temanku Yakub, Ardian, David dan Reynold. Grace datang lalu mencubit tanganku sambil tersipu malu dan wajahnya memerah lalu dia langsung naik angkot...
Sungguh! aku Bingung... tapi tetap saja sampai sekarang aku tidak memiliki perasaan apa-apa.

Lalu aku pun LULUS SMP, tadinya aku tidak mau melanjutkan ke SMA karna saya mulai menyadari kedua orang tua saya yg sudah tidak mampu. Tapi orang tua saya memaksa, berlanjutlah saya di SMKN 2 BANDAR LAMPUNG jurusan Otomotif Motor. Disitu saya mendapatkan teman-teman sekelas yg seru dan agresif... posisi saya saat itu adalah Ketua Kelas MO 1.
O ya ada satu orang yg menyusul saya dari SMP masuk seSMK dengan saya... yakni Gerardo M Alvin.
Kehidupan SMK saya berjalan biasa saja...
ada beberapa anak gadis yg saya suka dan timbul lagi beberapa gadis yg kurasa suka padaku... tetapi tetap saja saya tidak memiliki perasaan apa-apa.
Hingga akhirnya saya pun magang di bengkel resmi HONDA... saya jatuh cinta lagi dengan gadis Palembang Rina Oktaria namanya...
tapi dia lebih memilih suka dengan bapak-bapak karna faktor ekonomi yg lebih menjanjikan... dan karna kepengecutan saya juga yg menjadi pria misterius dibalik sms untuknya.
Dan Akhirnya saya LULUS dari SMKN 2 BANDAR LAMPUNG dengan membawa kebanggaan bersama teman-teman saya satu kelas... XII MO 1, walau kami harus merasakan pahit dari kehilangan salah seorang teman kami “ Syaifullah “ Selamat Jalan.

Setelah LULUS saya mendaftar di UT Tractor, namun saya tidak lulus... yg lulus adalah teman semagang saya Derry Apriyanto...
Saya hampir PUTUS ASA... namun akhirnya saya mendaftar menjadi HELPER di PT.INDOMARCO PRISMATAMA.
Disini kehidupan saya berjalan lebih baik... saya mendapatkan teman-teman seperjuangan diantaranya Rolan Faisal Galingging (jengGoten/Pak Tua), Hermawan Prasetyo (Slamet), Eko Seikatsu No Ichibu (Nur Eko).
Disini juga terjadi respon dari seorang gadis ADM “ Lusi “ namanya yg sepertinya juga menyukai saya... tapi tetap saja saya tidak memiliki perasaan apa-apa.
Ada  saja batu sandungan bagi kami semua untuk terpecah belah dalam pekerjaan, pertama Slamet yg keluar terlebih dahulu dikarnakan tidak kuat, Goten karna sering sakit-sakitan, lalu saya karna tidak cocok dengan Bos dan teman-teman terutama Carmuk, dan Eko yg merasa jenuh juga.

Dewasa ini saya mulai berpikir... “ Apa itu Cinta “ karna saya tidak merasakan nuansanya lagi semenjak kejadian waktu SD dulu... seandaikan saya rasakan pun lagi, saya seperti memilih untuk menyerah karna seperti sudah mengetahui hasilnya...
Jadi untuk sekarang saya memilih untuk DATAR saja... CINTA bagi saya sekarang DATAR.
Mungkin saya adalah laki-laki pengecut yg terlalu PD dan tidak mengerti Apa itu Cinta.

~ BERSAMBUNG ~

SIAPA SAYA? SAYA “ OKTAFIANUS BERNALIUS “ bagian KEDUA

Kenangan yg sungguh tak bisa dilupakan. Rasa sakit yg amat perih dirasakan... kalau itu bukan kesengajaan pasti sudah saya maafkan. Namun rasa sakit ini tak ingin saya larutkan ke dalam dendam. Maka dari situ banyaklah bantuan dari berbagai penjuru datang, dari sekolah kakakku yg saat itu sudah bersekolah di kelas 2 sd, SD Xaverius Panjang ; dari Gereja St. Petrus Panjang ; dari Pamanku Japosman Manalu dan Palentinus Manalu ; tidak adanya bantuan dari Desa Sukaraja ; dan dari persatuan kumpulan batak yg turut ikut membantu dana.

Yg patut disyukuri atas berdirinya kembali rumah kami... meskipun kecil daripada sebelumnya tapi sangat hangat karna berasal dari kehangatan banyak orang. Berlanjutlah kisah Keluarga Bapak Johanes Alencer Manalu ayahku. Aku mulai masuk sekolah TK Besar pada tahun 1999 pada saat itu kakakku sudah kelas 4 sd. Sebelum masuk pun aku sudah semangat sekali untuk bersekolah... karna memperhatikan kakakku yg sepertinya asik sekali bersekolah, sebelum masuk TK aku sudah belajar menulis... meski belum sempurna betul, ayah dan ibu senang sekali melihatku... tumbuhlah aku menjadi anak dengan multi talenta...
namun saat masuk TK saat pendaftaran aku ditinggalkan di kelas oleh ibuku karna ibu hendak mengambil seragam di ruang admin. Aku lalu menangis di kelas... O ya aku bersekolah di sekolah kakakku TK Xaverius Panjang, BANDAR LAMPUNG.

Kegiatan sekolahku TK Besar berjalan dengan sangat mulus, guru-guru yg baik terutama wali kelasku “ Bu Min” ,teman-teman yg baik... aku mendapat 3 orang teman saat TK yg pertama Yakob Edy Saputra, Andreas Turnip, dan Gerardo M Alvin, di kelasku ada juga seseorang yg hobi berkelahi namanya Jackson.
Yg paling dekat denganku dan aku dekat dengannya adalah Yakob Edy Saputra. Saat TK kami selalu bersama di kelas, di taman bermain.
Setelah aku lulus TK pun... kami masih satu SD... saat SD aku pun ditinggal oleh ibuku pada kelas satu SD... karna ada urusan keluarga waktu itu di kampung ibuku Sibolga, Medan Sumatra Utara. Aku pun menangis di kelas... pada masa itu aku tinggal bersama bibiku Tante Ospina Sihombing di daerah Pancoran... bersama Pamanku juga jelasnya Jul Rambe, beserta 2 saudara perempuanku anak bibi dan paman Okta Riuni dan Dwi Monic.
Aku menangis di kelas... yg saat itu datang menghiburku aku ingat sekali... dia adalah Almarhum Aditya Fransiskus anak guruku Pak Sarno(SD) dan Bu Yati(TK).

Kegiatan SD ku juga berjalan dengan mulus. Bahkan aku sering mendapat peringkat kelas... dan ternyata itu mengundang rasa iri dari seorang temanku yakni Randi Joey Michael. Dia seperti menjadi rivalku saja, padahal bagiku peringkat kelas bukan apa-apa... tidak berarti apa-apa... bukan sesuatu yg berharga juga bagiku...
Persaingan kami berlangsung dari kelas 2 SD sampai 4 SD, dan jelas saja saya kalah.
Tapi pada saat 4 SD itu saya benar-benar jatuh cinta pada seorang gadis... Juneli Marbun namanya. Pada suatu kesempatan saya menyatakan cinta di kelas padanya, tepat pada siang hari... sebelum jam masuk sekolah... di saksikan banyak teman-temanku di kelas aku bilang “ Jun... kayaknya gw ngerasa beda sama lo... lo mau ga jadi cewek gw “. Dia hanya diam saja sambil malu-malu lalu pergi... Saya sangat malu sekali pada saat itu.
Mungkin dia menyangka aku tidak serius... atau pada saat SD sudah jelas ini disebut cinta monyet namanya... tapi tidak padaku... pada saat itu aku sudah serius dan kuanggap kejadian ini selamanya tak akan pernah bisa aku lupakan.

~ BERSAMBUNG ~

SIAPA SAYA? SAYA “ OKTAFIANUS BERNALIUS “ bagian PERTAMA

Nama Saya Oktafianus Bernalius keturunan Batak asli, umur saya sekarang 23 tahun di tahun 2015 ini. Ini Kisah saya sendiri... Tidak Keren memang, namun patut saya tulis untuk generasi Masa Depan.
This is it... Please enjoy in My Stories...

Saya lahir dari Keluarga sederhana... Keturunan dari Eyang Buyut saya yang dikatakan sakti berilmu putih... Opu Tuan Na Monang gelarnya...
Nama Kakek dan Nenek saya dari Bapak saya adalah Raja Ulaon Manalu dan Rani(Naiborotan) Manulang sedang dari Ibu saya Kakek dan Nenek bernama Baduhasan Sihombing dan Nursatiah Sitohang.
Ayah saya bernama Johanes Alencer Manalu dan Ibu saya Ostianna Sihombing.
Kami adalah empat bersaudara, yg pertama Saya memiliki seorang Kakak laki-laki bernama Medius Frendy Manalu, lalu urutan kedua ada saya Oktafianus Bernalius Manalu, lalu adik saya di urutan ketiga bernama Maria Anita Lovia Manalu, dan adik bungsu saya di posisi terakhir Risna Uli Manalu namanya.

Saya menulis ini... karena saya merasa memori saya sudah tidak cukup kuat lagi... terlalu banyak kenangan pahit yg selalu diingat dan teringat di kepala saya ini.
Dimulai pada tahun 1996 tepatnya di Desa Sukaraja, BANDAR LAMPUNG... pada masa itu jayalah usaha TAMBAL BAN ayah saya... namun pesaing datang namanya AFAD.
Sebelum itu saya akan flashback dulu mengenai siapa ayah saya dan siapa ibu saya...
Ayah saya adalah anak terakhir dari keturunan kakek saya yg juga anak terakhir, maksudnya begini... di atas sudah saya jelaskan kan... bahwa saya memiliki Eyang Buyut yg sakti berilmu putih... gelarnya Opu Tuan Na Monang... memiliki 4 orang anak laki-laki, tidak perlu saya sebut detailnya... yg jelas kakek saya “ Raja Ulaon “ adalah keturunan terakhir(anak bungsu). Kakek saya tersebut memiliki 8 orang anak, 6 laki-laki dan 2 perempuan. Ayah saya adalah anak laki-laki dan anak bungsu(urutan ke-8).

Merantaulah ayah saya pada tahun 1976 ke BANDAR LAMPUNG dipanggil oleh kakaknya yakni paman saya yg bernama Japosman Manalu (urutan ke-5) dan Palentinus Manalu(urutan ke-6) menggeluti USAHA TAMBAL BAN. Dan nantinya mereka bertiga inilah yg menjadi Legenda Di Keluarga saya.
Ayah saya lalu bertemu dengan Ibu saya yg pada waktu itu adalah karyawan di PT. Sungai Budi (BW) dan menikah pada tahun 1988, setelah itu memiliki anak pertama yakni kakak saya pada tahun 1989, dan saya pada tahun 1992, dan adik saya urutan ke-3 pada tahun 1994, dan adik saya yg paling bungsu pada tahun 2004.

Kembali pada insiden tahun 1996. Pesaing Ayah saya “ AFAD “ sirik dengan majunya usaha ayah saya... sehingga ia membuat siasat. Pada waktu itu lahan usahanya... rumahnya sendiri di asuransikan... dan asuransi tersebut ternyata telah JATUH TEMPO, sehingga apabila tidak terjadi apa-apa pada rumah tersebut asuransi akan dianggap HANGUS. Maka tahun 1996 terjadilah insiden yg mengubah alur kehidupan saya 180 derajat... Rumah saya terbakar beserta isi-isinya, yg sempat diselamatkan ayah hanya mesin kompresor kecil dan istri serta anak-anaknya termasuk saya. Sedih sekali kurasa gambaran kekecewaan ayah saat itu... dan saya mengerti!
insiden itu terjadi dikarenakan rumah AFAD terbakar lebih dulu(penyulut) dan letak rumah saya adalah persis di sampingnya.
Yg bisa saya ingat waktu itu... hanya kebengongan saya dan kakak saya di tempat Opung Matupang kerabat ayah saya di Desa Sukaraja. Saya hanya mampu menyeruput sebotol teh sosro yg disuguhkan Opung.

~ BERSAMBUNG ~

Sekuntum Mawar untukmu Ayu

Dari balik jendela di pagi itu...
o ya perkenalkan... namaku Durian, orang memangilku Ryan.
ya... di pagi itu aku melihat seseorang disana... sedang duduk di bangku taman depan rumahku... karna memang ada taman khusus di lingkungan rumahku untuk hal seperti itu, duduk duduk.
Tapi sepertinya itu bukan seseorang yg sedang duduk disana... lama aku berpikir...
barulah aku mengingatnya...
Dia adalah Ayu temanku waktu kecil... rumahnya di sekitar sini juga.
“ sedang apa ya dia disitu? menunggu siapa? “

Tak terasa aku menghabiskan lamunanku di pagi itu lama juga memandangi orang itu (Ayu)...
tiba-tiba jam sudah meronta menunjukkan waktunya buatku bergegas menyiapkan segalanya menuju bangku kuliah...
“ gawat... sepertinya aku bakalan telat! “ panik aku.
Aku bergegas ke bawah... mengambil sarapan di meja makan yg telah disiapkan Ibuku tercinta.
“ mahh... Ryan berangkat kuliah dulu ya “
“ iya... hati2 ya sayang ! “
Kasihan ibuku... harus membanting tulang untukku karna ayah sudah tidak ada lagi di dunia ini.
Tapi setelah lulus kuliah, aku berjanji pada diriku sendiri akan membanggakan dirinya.

Aku berlari mengejar ketertinggalan... kulewati taman itu, namun Ayu sudah tidak ada
disitu...
Kuhampiri tukang ojek...
“ bang... UI ya!? agak buru... mau telat nch “
“ OK... siap! Rp 15000,-  ya... “
“ beres lah... ayo buruan “ jawabku.
Ojek pun berangkat menuju UI. Terima Kasih untuk tukang ojek... akhirnya aku tidak telat. Mata kuliah pun dimulai... di jurusanku jurusan ekonomi... yg artinya setelah LULUS nanti aku akan mendapat gelar SE... Sarjana Ekonomi.
Rencananya aku akan melamar ke berbagai perusahaan swasta di JAKARTA setelah memperoleh gelar itu... demi Ibuku.

2 jam berlalu, mata kuliah pertama selesai...
Aku bergegas keluar... lelah juga otak, guna menyegarkannya kembali aku ke kantin.
Lama aku menyeruput es teh... kembali aku melihat sosok itu di bangku taman lainnya disini... “ Ayu? “
“ apa dia kuliah disini juga ya? “
Kuberanikan diri saja kuhampiri dia...
“ Ayu kan!? “
“ siapa? “ sahutnya.
“ saya Ryan... teman kecil kamu dulu... lupa ya? “
“ Ryan? ohhh si Durian ya!? inget kog... yg dulu cengeng kan “
wahhh gawat ternyata Ayu ingat bagian yg itu.
“ YaPp... bener ! hehehe jadi malu... lagi ngapain sch? “
“ lagi nunggu kawan nch... “
“ boleh ikut nunggu “ sambungku.
“ boleh aja... asal jangan nunggu yg lain “
maksudnya apa ya? di dalam hatiku aku berkata.

“ btw jurusan apa nch? kul disini jg kan!? “
“ iya... hukum “
hebatttt pikirku.
Akhirnya yg ditunggunya datang juga... seorang pria, tampan lagi.
Tapi setelah dia berdiri di hadapan Ayu... kata-katanya itu yg sungguh keterlaluan terucap... katanya
“ yu... kita PUTUS ! “
baru aku paham sekarang... tentang Ayu yg menunggu di bangku taman.
Ayu hanya menangis disitu... setelah itu pria itu pergi berlalu.
Dia bukan mahasiswa disini.
Aku bingung harus melakukan apa untuk Ayu.
Kulihat ada penjual bunga mawar kuntuman keliling masuk kampusku...
Aku berhentikan pedagang itu... dan kubeli satu mawar merah yg wangi.
Kuhampiri Ayu yg menangis disitu... di bangku itu... di taman itu...
“ ini yu... jangan nangis lagi donk! entar cantiknya pudar lho “
Dia menerimanya... dan seketika merangkul tangan kananku... dan kepalanya rebahan di bahu kananku.

SELESAI

AYU

Apa sch ONE PIECE itu ?

Dewasa ini sepertinya membosankan sekali di sekeliling...
Banyak laki2 yg sok kedewasaan berbondong-bondong bahkan bergotong royong mencari wanita untuknya.
Buat apa sch? Buat dijadiin kado apa?
Bukan begitu kan maksudnya... Bukan begitu seharusnya... seperti kado... manis di awalnya saja... yg hanya menjadi pajangan di kemudian hari.

Aku mencari dan terus mencari sesuatu yg beda untuk kupelajari...
Sampailah aku di sebuah mall... dan disana sedang digelar pesta cospalyer... hmmm sepertinya bakal seru.
Wahhh aku jadi lupa menyebutkan nama... terlalu asik dengan narasi...
umf... ya... namaku Felix... menyukai hal2 menyenangkan.
Disitu banyak sekali kuperhatikan wajah2 aneh dan kostum2 aneh...
tapi menarik... tidak berlebihan... sesuai proporsinya... yg memang anime.

Ada satu orang yg membuatku tertarik... kudekati dia.
“ moshi moshi... ini kostum apa ya mbk? karakter apa? “
“ ini Baby 5... dari seri anime ONE PIECE “ katanya.
“ what? ONE PIECE? apa itu? “ sambungku.
“ gimana ya jelasinnya... satu kata aj sch... WONDERFULL “
“ gitu ya... “
Lama aku mengobrol dengannya... ternyata ONE PIECE memang benar2 menarik... terutama si mbak yg juga menarik... hehehe 
Aku putuskan memulai sesuatu yg baru... kucari segala informasi tentang ONE PIECE...
dan entah bagaimana bisa terjadi...
emosiku meluap mengikuti setiap ceritanya...
menurutku... benar2 realisasi kehidupan.

Aku mendapat fb si mbak... ku chat... lalu aku curhat2 mengenai story ONE PIECE.
Dia tertawa kecil dengan emoticon yg barusan dikirimnya...
Tapi bukan mengejekku maksudnya... dia malah senang mengetahui saya yg merasakan hal yg sama...
Tiba2 saya menjadi dewasa dalam semalam chat dengan mbak itu.
Namanya Yeny Ulan Dari Zen.
Kututup akun Felix-ku... dan kurenungkan tentang ONE PIECE.
Khususnya Luffy yg tidak mudah menyerah...
Dan kubuka google... dan kutemukan sebuah artikel yg menjelaskan kebaikan hati Pengarangnya (ONE PIECE) Eiichiro Oda... dimana ada salah seorang fansnya anak kecil yg terkena kanker stadium akhir... keinginan terakhirnya adalah mengetahui ending ONE PIECE...
Lalu Eiichiro Oda memberitahukan kepadanya... dan dia meninggal dengan perasaan lega. hikz (T.T)

Kenapa kehidupan seperti ini? Seperti harus selalu menahan rasa sakit... terutama di bagian dalam... hati...
Besoknya aku berjumpa lagi dengan mbak di mall yg sama.
Tapi sedang tidak diadakan cosplayer party...
Kami mengobrol di salah satu kafe disitu...
Dia bercerita bahwa pertama kali ia mengenal ONE PIECE... banyak perasaan campur aduk juga terjadi dalam hatinya... seperti yg saya rasakan sekarang.
Lalu aku berkata padanya...
“ mbak... kira2 saya ini bisa ga sch sebaik tokoh Luffy ? “
dia lalu menjawab sederhana...
“ kebaikan ada pada semua orang lix... tapi yg terpenting hatinya yg selalu menjaga kebaikan itu... dan tidak akan berubah “
Lalu aku meminta ijin padanya...
“ boleh kucium punggung tangan mbak? tenang aj ga bakal aneh2 kog “
“ ya... “ jawabnya menyetujui.
cuppp tangannya kukecup lembut... lalu aku berkata selanjutnya.
“ Thanks Madam “
Mulai dari situ hubungan persahabatan kami... yg terikat oleh ONE PIECE berlanjut.


SELESAI
BABY 5

My creatioN - Luffy SAILING



FB Grup : One Piece IMO Urban Mania

Silahkan Join !
in my Facebook Grup

https://www.facebook.com/groups/onepiece.opium/?ref=ts&fref=ts