Ruben dan Ryan mulai mendekati kami... dan akhirnya Ryan meminta maaf kepadaku, begitu juga dengan Ruben... mereka mengakui kesalahan dan menunjukku sebagai pria sejati... karna kalau saja aku tidak menerima pukulan itu, mungkin gadis yg mereka suka (Ria) akan terluka dan membenci mereka. Sebagai teman yg baik aku merangkul mereka...
Memang... dalam hidup mesti ada konflik demi menuju level pendewasaan diri.
Dan setelah itu mereka keluar... tentu saja alasan tadi tidak didengar Ria... Ruben dan Ryan menyampaikannya diam2 kepadaku... dan aku mengerti maksud baik mereka.
Ria yg sedikit heran menatapku lama. Aku jadi canggung kembali... hingga aku bertanya
" Kenapa Ria kog lama natapnya? "
" eng... ga papa kog... aku heran aja sama kamu, di dunia yg udah jadi seperti ini... kog kamu memilih jadi orang yg baik hati sich? "
" baik hati??? ngga jg sich... aku juga manusia biasa kali... kadang bisa jahat juga "
" yakin? kamu udah dua kali lho nolongin aku!!! apa jangan2 kamu suka ya sama aku? "
" hah? kog ngomong gthu... ya ga lah... kamu kan pelanggan aku posisinya kemarin. n' hari ini teman sekolahku... bener kan? mana ada status yg begitu "
" kalau ada... gimana? kamu mau ga jadi pacar aku? "
" umf... ga usah aneh2 dech Ria... mana ada cewek secantik kamu pacarannya sama cowok biasa aja... aku juga tahu diri "
" kog ngomongnya gthu... perasaan itu ga boleh dicampur aduk sama status... ya kan? "
" kalau gthu aku jawab jujur dech ' gw ga suka sama lo ' "
Seketika itu Ria bangun dari tempat duduknya menuju keluar... dan tak kembali menungguiku lagi. Jam sekolah berakhir dan waktunya aku kerja kembali... di Basville. Aku jadi sedikit merasa bersalah berkata seperti tadi di depan Ria...
Sesampainya di tempat kerja dengan aku yg mulai bekerja kembali, rasa sakit di pipi memang masih sich... tapi ntah kenapa rasa sakit yg dihati tak bisa dibendung... terus muncul rasa bersalah.
Hingga koki yg biasanya menghiburku... kini gurauannya serasa tidak lucu lagi dihadapanku.
Sampai sesosok wanita cantik itu muncul lagi... Ria datang sebagai pengunjung Resto dan memintaku untuk melayaninya. Dengan profesional tentu aku melayaninya... sebab moto dalam hidupku " perasaan tidak boleh dibawa ditempat kerja... tetap menunjukkan profesionalisme "
Hingga waktu mulai menunjukkan pukul 21.00 waktu Resto akan tutup. Ria tidak kunjung keluar juga... sampai aku keluar menuju parkiran mengambil sepeda motorku... Ria mendekatiku dan memintaku mengantarnya kembali kerumah dengan alasan hari ini mobilnya masuk bengkel. Aku mengiyakan saja dan mengantarnya kembali kerumah dengan sukarela...
Sambil terus melaju... kenikmatan malam kelabu ini menghangatkan suasana untuk kami berdua... aku yg tadinya biasa mulai gugup sambil melihat kanan dan kiriku menikmati pemandangan kota sekenanya.
Tangan Ria mulai merangkul pinggangku dan tanpa kusadari dia terlelap tidur dipunggungku yg mungkin menurutnya hangat...
Tanpa terasa perjalanan singkat ini pun mencapai tujuannya...
Lalu kubangunkan Ria...
" Ria... Ria... udah nyampe nich, turun gih... saya juga lelah... mau pulang, besok sekolah lagi kan "
" iya... mampir kerumah nda... "
" lain waktu aja... pasti saya mampir "
" gw tunggu janji lo ya... OK! sampe ketemu besok "
Nampak dia kegirangan. Dasar wanita... penuh harapan... tapi tak tau apa yg diharapkannya akan berhasil atau tidak. Dan laju berikutnya kudaku menuju rumahku sendiri.
Esoknya seperti pagi biasanya... di sekolah tidak terjadi hal apa-apa untuk hari ini. Namun Ria sudah menunggu di depan kelasku... dan tersenyum. senyum manisnya itu aku campakkan saja... dan menuju ke bangku tempat aku duduk. Dia masuk... seluruh laki2 di kelasku... dan ada Ryan juga terpukau... karna hari ini penampilan Ria sedikit berbeda, dia jauh lebih cantik dari sebelumnya... menurut mereka... pandangan nafsu lelaki mereka. Tapi bagiku... tidak ada yg berbeda, wanita memang dituntut cantik demi lelaki...
" nda... gw tunggu janji lo " itu yg diucapkannya.
" janji apa nda... " Ryan menyela, sementara Ria sudah keluar dan kembali menuju kelasnya.
" gapapa yan... dia mau ke Resto lagi paling... lo mau nemenin dia!? "
" OK! tempat lo gawe ya... dia sering main kesitu "
" ya... lo bawa motorlah! nich gw kasih alamat rumahnya... lo aja ntar yg nganter dia pulang, OK! "
" OK brada... lo emank sohib gw "
Dan malam yg sama terulang... dan Ria kaget ada Ryan di Basville. Saat jam pulang kerjaku, Saat Basville tutup... sebelumnya aku ijin pulang duluan lalu lewat pintu belakang, pintu koki untuk pulang...
Tanpa sepengetahuan Ria... aku sudah pulang duluan...
lalu besoknya Ryan kelihatan sangat senang sekali... lain halnya dengan Ria... dia masuk ke kelasku berjalan... lalu apa yg terjadi...
DIA MENAMPARKU TEPAT DI WAJAH.
BERSAMBUNG
Sabtu, 13 Desember 2014
Minggu, 07 Desember 2014
BERNALIUS as OBEY KAIGA DOC. 2014
DOKUMENTASI 2014 :
Masih terlalu dini untuk MENYERAH...
Setelah belajar banyak dari pengalaman selama ini...
Tidak cukup satu dua tahun untuk meraih sukses...
Tidak cukup satu dua tahun untuk meraih sukses...
Dibutuhkan perjuangan lebih, dan kesabaran dalam menghadapi tiap level pendewasaan...
2014 BERNALIUS masih belum menjadi apa-apa... umur 22 tahun bulan Desember.
namun tetap memiliki rencana...
masih berupa rencana... it's a PLANNING more.
Kamulah Yang Ku Cari bag.2
Dia seperti panik tidak karuan... Akhirnya Kuhampiri saja dia penuh keberanian.
" Kenapa mbak? Ada yg bisa saya bantu? "
" Mobil saya mogok mas, mana HP lobet lagi... "
" umf... udh tutup sich ya restonya, aturan dicas di dalem aj tadi... gini aj pake HP saya aj dulu buat nelpon keluarganya mbak "
" nomornya disimpen di memori HP... bukan di SIM card... jadi sayanya ga hafal mas... mana udh mlm lagi "
" kalo gthu gini... biar saya hubungi derek... terus mbaknya saya antar kerumah mbak... gimana? mbak percaya ga sama saya? perkenalkan dulu... nama saya Venda... Venda Jerry.. ini wujud pertolongan sekaligus terima kasih dari saya karna mbak udh berkunjung ke restoran tempat saya bekerja "
" Beneran gapapa nich... ga ngerepotin mas? kalo gthu mana mobilnya... "
" bukan mobil... motor! ini helmnya... dipake ya... buat safety (PENGAMAN) bukan biar aman dari tilangan polisi lho "
" ihhh... mas ini bisa aja, pinter ngeguyon... "
" hehehe ;) bukan guyon lah, yaudah derek udh saya hubungi bentar lagi dateng... mobil bisa dianter ke rumah mbak ntar setelah saya tahu rumah mbak "
" makasih banget lo mas "
" iya "
Motorku melaju dengan sangat pelan... tidak seperti biasanya kalo aku sendirian. Kalo sendirian aku sering memacu adrenalin sendiri... ngebut di jalan dengan penuh perhitungan mantap. Tetapi dengan begitu juga aku sering tidak luput dari bahaya maut... aku sering mengalami kecelakaan fisik karnanya... hahaha tidak masalah... aku tetap membawa kudaku tidak ada sedikit pun trauma melekat di batin.
Di Perjalanan kami tidak mengobrol sama sekali... sebab akunya grogi juga, dan si mbak diam terus...
Lalu mbak menunjuk arah Perumahan Bintang Sakti... rupanya disinilah dia tinggal, wawh rumah yg megah. Mataku ini terpesona melihat bangunan besar nan mewah d depan mata.
" mampir mas... "
" ohh makasih saya mau langsung balik aj... mbak "
" bukan mbak... saya punya nama... nama saya Ria... Ria Agustia.. kalo gthu ini ongkosnya... "
"ga usah mbak... eh Ria (Ria???) saya ikhlas membantunya... sebentar lagi mobil dereknya datang membawa mobil kamu... soalnya tadi udh saya sms alamatnya... yaudah saya balik ya! dahhh "
ASTAGA!!! ternyata benar dugaanku... dia itu Ria... wahhh kecantikan mempesona...
Sekali lagi aku pulang dengan riang gembira malam ini. Esoknya datang lebih cepat... dengan sarapan seadanya aku berangkat ke sekolah... di sekolah kudengar ada ribut-ribut, ternyata Ruben dari kelas sebelah kelas C bentrok dengan kawan sekelasku Ryan di kelasku kelas D gara2 membicarakan soal Ria... kuketahui ternyata mereka berdua adalah teman dekat Ria... dari SMP...
Di keadaan yg sengit itu kulihat Ria ada... mbak yg kemarin aku antarkan pulang, aku tidak mau ambil pusing... kulewati saja bentrok itu...
Namun memang dasar nasib... saat Ruben hendak memukul Ryan kuperhatikan arah pukulannya akan mengenai Ria juga... aku segera berlari secepatnya... dan menerima pukulan Ruben yg keras itu tepat di pipiku.
AKU PINGSAN!
Lalu setelah sadar aku mendapati diriku sudah berada di UKS... dan ada Ria menemaniku..
" kamu Venda yg kemarin kan... aduhh aku jadi ngebuat kamu bermasalah kedua kalinya... maaf (sambil dia menangis) "
" heyy... kenapa nangis sich, kayak anak kecil aja... lagian saya ini cuma ga tega aja ngeliyat orang dalam masalah... cuma itu "
Kupikir-pikir benar juga... kenapa aku memilih jalan penuh masalah ini sekarang... ASTAGA.
Dan kulihat Ruben dan Ryan yg bersungut masuk... menghampiri kami berdua. Apa mereka mau menghajarku lagi...
BERSAMBUNG
" Kenapa mbak? Ada yg bisa saya bantu? "
" Mobil saya mogok mas, mana HP lobet lagi... "
" umf... udh tutup sich ya restonya, aturan dicas di dalem aj tadi... gini aj pake HP saya aj dulu buat nelpon keluarganya mbak "
" nomornya disimpen di memori HP... bukan di SIM card... jadi sayanya ga hafal mas... mana udh mlm lagi "
" kalo gthu gini... biar saya hubungi derek... terus mbaknya saya antar kerumah mbak... gimana? mbak percaya ga sama saya? perkenalkan dulu... nama saya Venda... Venda Jerry.. ini wujud pertolongan sekaligus terima kasih dari saya karna mbak udh berkunjung ke restoran tempat saya bekerja "
" Beneran gapapa nich... ga ngerepotin mas? kalo gthu mana mobilnya... "
" bukan mobil... motor! ini helmnya... dipake ya... buat safety (PENGAMAN) bukan biar aman dari tilangan polisi lho "
" ihhh... mas ini bisa aja, pinter ngeguyon... "
" hehehe ;) bukan guyon lah, yaudah derek udh saya hubungi bentar lagi dateng... mobil bisa dianter ke rumah mbak ntar setelah saya tahu rumah mbak "
" makasih banget lo mas "
" iya "
Motorku melaju dengan sangat pelan... tidak seperti biasanya kalo aku sendirian. Kalo sendirian aku sering memacu adrenalin sendiri... ngebut di jalan dengan penuh perhitungan mantap. Tetapi dengan begitu juga aku sering tidak luput dari bahaya maut... aku sering mengalami kecelakaan fisik karnanya... hahaha tidak masalah... aku tetap membawa kudaku tidak ada sedikit pun trauma melekat di batin.
Di Perjalanan kami tidak mengobrol sama sekali... sebab akunya grogi juga, dan si mbak diam terus...
Lalu mbak menunjuk arah Perumahan Bintang Sakti... rupanya disinilah dia tinggal, wawh rumah yg megah. Mataku ini terpesona melihat bangunan besar nan mewah d depan mata.
" mampir mas... "
" ohh makasih saya mau langsung balik aj... mbak "
" bukan mbak... saya punya nama... nama saya Ria... Ria Agustia.. kalo gthu ini ongkosnya... "
"ga usah mbak... eh Ria (Ria???) saya ikhlas membantunya... sebentar lagi mobil dereknya datang membawa mobil kamu... soalnya tadi udh saya sms alamatnya... yaudah saya balik ya! dahhh "
ASTAGA!!! ternyata benar dugaanku... dia itu Ria... wahhh kecantikan mempesona...
Sekali lagi aku pulang dengan riang gembira malam ini. Esoknya datang lebih cepat... dengan sarapan seadanya aku berangkat ke sekolah... di sekolah kudengar ada ribut-ribut, ternyata Ruben dari kelas sebelah kelas C bentrok dengan kawan sekelasku Ryan di kelasku kelas D gara2 membicarakan soal Ria... kuketahui ternyata mereka berdua adalah teman dekat Ria... dari SMP...
Di keadaan yg sengit itu kulihat Ria ada... mbak yg kemarin aku antarkan pulang, aku tidak mau ambil pusing... kulewati saja bentrok itu...
Namun memang dasar nasib... saat Ruben hendak memukul Ryan kuperhatikan arah pukulannya akan mengenai Ria juga... aku segera berlari secepatnya... dan menerima pukulan Ruben yg keras itu tepat di pipiku.
AKU PINGSAN!
Lalu setelah sadar aku mendapati diriku sudah berada di UKS... dan ada Ria menemaniku..
" kamu Venda yg kemarin kan... aduhh aku jadi ngebuat kamu bermasalah kedua kalinya... maaf (sambil dia menangis) "
" heyy... kenapa nangis sich, kayak anak kecil aja... lagian saya ini cuma ga tega aja ngeliyat orang dalam masalah... cuma itu "
Kupikir-pikir benar juga... kenapa aku memilih jalan penuh masalah ini sekarang... ASTAGA.
Dan kulihat Ruben dan Ryan yg bersungut masuk... menghampiri kami berdua. Apa mereka mau menghajarku lagi...
BERSAMBUNG
![]() |
| Ria Agustia |
![]() |
| Ryan dari kelas D |
![]() |
| Ruben dari kelas C |
Jumat, 05 Desember 2014
Kamulah Yang Ku Cari bag.1
Di sekolahku sedang hangat mebicarakan seorang cewek cantik namanya " Ria ". Sebelumnya perkenalkan namaku " Venda "... Venda Jerry anak biasa di lingkungan yg sederhana... aku tidak kaya juga tidak kesusahan soal makan...Kembali ke penyampaian awalku tadi ya " Ria " Ria Agustia anak yg cantik, baik, dan berasal dari keluarga berada...Teman-teman sekelas priaku tidak henti-hentinya membahas dia... Sebenarnya aku juga penasaran dengan sosoknya... tapi entah mengapa keinginan untuk itu aku pupuskan... mengingat sekarang aku lebih fokus ke studiku saja...Yang perlu diketahui.. kelas kami berbeda dengan kelas Ria... di sekolahku ini Sekolah Menengah Atas Harapan Jaya status sosial sangat diperhatikan... sehingga penggolongan kelas... atau khasta berlaku disini. Berdasarkan huruf abjad kelasku berada di posisi huruf " D " sedang Ria dan teman-temannya di kelas " A " kelas anak2 Elite...
Jam pelajaran untuk hari ini pun berakhir... tiba saatnya untukku pulang... dan memulai kerja part timeku lagi di Restoran Bassville...pekerjaanku disitu adalah menjadi pramusaji atau waiters, ya karna keluargaku tergolong tidak mampu... untuk membiayai sekolahku, pekerjaanku ini sangat diperlukan guna membantu kedua orangtuaku mengurangi beban pikiran mereka mengenai biaya hidup sekolahku dan hidup kami... lagian Gajiku lumayan juga Rp 1,700,000,-. Seperti biasa kuganti seragam sekolahku dengan seragam resmi kerja di ruang ganti, ketika memasuki tempat kerja kusapa rekan-rekanku penuh hangat. " Haloo Semua... Apa Kabar? " dan dengan salam hangat juga mereka membalasnya. Suasana kekeluargaan inilah yg membuatku bertahan sampai 3 tahun lamanya sudah aku disini bekerja dari pertama aku masuk sekolah menengah hingga aku mendekati tahap kelulusan sekarang.
Hari ini lumayan ramai pengunjung di resto... banyak wanita-wanita cantiknya juga kata Senior Kokiku... Bang Burhan. " Gak ada salahnya da... Lo mulai interaksi dengan cewek2 beken disitu " katanya merayuku. " Udh hampir 3 tahun lo disini... masa lo blm punya gebetan juga... laki bukan lo " sambungnya lagi.Aku hanya bisa tertawa dan tidak menanggapi gurauannya... karna memang beginilah sikap seorang Venda Jerry... hahaha. Aku sedikit tertutup dengan obrolan yg tidak membuatku tertarik. Tapi setiap rekanku mengerti saja mengenai sikap anehku ini...Dan di sore itu datanglah sosok cewek cantik idamanku... waw... dari parasnya yg anggun, pinggul yg sempurna, bagian dada yg elegan, rambutnya terurai manis... kusadari wanita ini benar tipeku. Tapi yg menyodorkan menu sudah lebih dulu temanku mendekatinya... si Bambang... hehe ;) biarkan sajalah.Lalu Bambang menyerahkan menu ke koki... Ardian... koki yg sikapnya hampir mirip denganku... sedikit tertutup..." Kerjain yg Ligat... Cewek cakepnya nunggu tuh di... " kata Bang Burhan.Lama kutatap wanita itu... kuperkirakan umurnya tidak jauh beda denganku... dan dari percakapannya dengan teman sebayanya... kudengar kata " SMA Harapan Jaya ". Lho.. Apakah dia ini sekolah disana juga.?
Lalu aku meminta Bambang supaya biar aku saja yg mengantarkan menu yg sudah dihidangkan... Bambang menyetujuinya..." Ini mbak pesanannya " kataku. Kucium wangi tubuh dan rambutnya semerbak..." oh, iya " suara lembutnya bergetar di telingaku.Apakah ini Cinta? tidak jelas... aku sendiri belum pernah merasakan sebelumnya...Kalau benar dia dari SMA Harapan Jaya juga... apakah jangan-jangan dia ini Ria Agustia.Dengan senyum tanda senang kuakhiri kerjaku hari ini dengan penuh semangat...Saat aku keluar resto... wanita itu menunggu diluar sendirian seperti kebingungan...
BERSAMBUNG ~
Jam pelajaran untuk hari ini pun berakhir... tiba saatnya untukku pulang... dan memulai kerja part timeku lagi di Restoran Bassville...pekerjaanku disitu adalah menjadi pramusaji atau waiters, ya karna keluargaku tergolong tidak mampu... untuk membiayai sekolahku, pekerjaanku ini sangat diperlukan guna membantu kedua orangtuaku mengurangi beban pikiran mereka mengenai biaya hidup sekolahku dan hidup kami... lagian Gajiku lumayan juga Rp 1,700,000,-. Seperti biasa kuganti seragam sekolahku dengan seragam resmi kerja di ruang ganti, ketika memasuki tempat kerja kusapa rekan-rekanku penuh hangat. " Haloo Semua... Apa Kabar? " dan dengan salam hangat juga mereka membalasnya. Suasana kekeluargaan inilah yg membuatku bertahan sampai 3 tahun lamanya sudah aku disini bekerja dari pertama aku masuk sekolah menengah hingga aku mendekati tahap kelulusan sekarang.
Hari ini lumayan ramai pengunjung di resto... banyak wanita-wanita cantiknya juga kata Senior Kokiku... Bang Burhan. " Gak ada salahnya da... Lo mulai interaksi dengan cewek2 beken disitu " katanya merayuku. " Udh hampir 3 tahun lo disini... masa lo blm punya gebetan juga... laki bukan lo " sambungnya lagi.Aku hanya bisa tertawa dan tidak menanggapi gurauannya... karna memang beginilah sikap seorang Venda Jerry... hahaha. Aku sedikit tertutup dengan obrolan yg tidak membuatku tertarik. Tapi setiap rekanku mengerti saja mengenai sikap anehku ini...Dan di sore itu datanglah sosok cewek cantik idamanku... waw... dari parasnya yg anggun, pinggul yg sempurna, bagian dada yg elegan, rambutnya terurai manis... kusadari wanita ini benar tipeku. Tapi yg menyodorkan menu sudah lebih dulu temanku mendekatinya... si Bambang... hehe ;) biarkan sajalah.Lalu Bambang menyerahkan menu ke koki... Ardian... koki yg sikapnya hampir mirip denganku... sedikit tertutup..." Kerjain yg Ligat... Cewek cakepnya nunggu tuh di... " kata Bang Burhan.Lama kutatap wanita itu... kuperkirakan umurnya tidak jauh beda denganku... dan dari percakapannya dengan teman sebayanya... kudengar kata " SMA Harapan Jaya ". Lho.. Apakah dia ini sekolah disana juga.?
Lalu aku meminta Bambang supaya biar aku saja yg mengantarkan menu yg sudah dihidangkan... Bambang menyetujuinya..." Ini mbak pesanannya " kataku. Kucium wangi tubuh dan rambutnya semerbak..." oh, iya " suara lembutnya bergetar di telingaku.Apakah ini Cinta? tidak jelas... aku sendiri belum pernah merasakan sebelumnya...Kalau benar dia dari SMA Harapan Jaya juga... apakah jangan-jangan dia ini Ria Agustia.Dengan senyum tanda senang kuakhiri kerjaku hari ini dengan penuh semangat...Saat aku keluar resto... wanita itu menunggu diluar sendirian seperti kebingungan...
BERSAMBUNG ~
![]() |
| Venda Jerry |
Sabtu, 09 Agustus 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag TERAKHIR - I AM BACK FOR YOU
" Jadi... Apa sekarang Babak Selanjutnya Mbakku yg cantik? " Kata Endru. Sudah 10 Tahun ya... tak terasa ya Mbak, Mbak makin cantik... serius.
" Apa sich? Gombal! ". Umf laper nich... makan siang yuk Mbak.
Time for Have a Lunch.
Setelah makan kami mulai mengobrol-ngobrol. Banyak hal yg kami bahas. Dari masa-masa kuliah kami dulu... kelanjutan setelah Endru pergi, sampai pada Kehidupan Endru di Paris, Prancis.
Rasanya kami seperti bernostalgia saja padahal kami kan belum tua banget.
Aku bilang Philip sudah menikahi dosen cantik Vivi mantan Endru dulu, Yuka pun sudah menikah dengan seorang businessman asal Jepang anak dari teman ayahnya... Pestanya berlangsung sangat meriah Pesta Pernikahan Yuka dengan Ashimoto Junpei mempelai prianya.
Keempat Anggota Four J pun sudah pada bekerja dan ada yg sudah menikah dan memiliki anak.
Umf tau ga... di setiap cerita yg Mbak hadiri itu sebenarnya aku juga hadir di acara tersebut, hanya saja aku minta mereka merahasiakan keberadaanku dari Mbak. " Kenapa dru? Padahal sudah 10 tahun... hikz hikz ".
Udah-udah jangan mewek lagi geh... kenapa sich... padahal kita kan ga punya hubungan apa-apa.
" Siapa bilang? Gw suka sama lo dari pertama kita ketemu tau! " tiba-tiba aku langsung saja keceplosan... dan memang begitulah faktanya.
" Really! terus kenapa waktu itu Mbak nolak me... ? hayoo ".
" gara-gara kamu main sama cewek lain... aku cemburu tau. "
" hahahahaha :D "
Entah kenapa obrolan kami jadi saling buka-bukaan fakta begini.
Endru lalu memegang daguku dengan satu jari telunjuk kanannya. Dia menengadahkan kepalaku, sehingga sekarang kami saling berhadapan muka.
GREAT! BEAUTIFULL... BEAUTIFULL ART... BEAUTIFULL CREATION yang diciptakan TUHAN.
Aku juga suka kamu Rena... itu sebabnya " I AM BACK FOR YOU " from BROKEN HEART.
Dan kami berdiri, lalu berpelukan dan dilihat oleh banyak pengunjung restaurant. Seketika kami jadi Pusat Perhatian... ditambah dengan tepuk tangan yg meriah. Ohh perasaanku saat ini tak bisa kugambarkan dengan jelas, yang penting sekarang aku senang. Karna 10 tahun yg kulalui penuh penyesalan ini tak menjadi sia-sia. Terima Kasih Endru karna sudah mau memaafkan dan kembali untuk mencintaiku dengan sepenuh hati sekarang.
Terima Kasih juga Rena karna sudah mau menunggu keegoisanku selama ini.
Mari kita gelar Pestanya...
Dan kami berdua pun menikah... Teman-Teman kami semua kami undang. Yang aku heran... kenapa bisa secepat ini hubungan kami, padahal kami belum pacaran secara resmi... seperti remaja-remaja pada umumnya.
Tapi sudah jelas biar bagaimanapun... pilihan priaku tetaplah Endru. Dan dia semakin tampan sekarang... Aku suka dia Apa Adanya.
Prosesi Pernikahan berlangsung... Setelah Pemuka Agama menyampaikan kami resmi menjadi sepasang suami istri... kami saling berciuman.
Dan Pesta pun berlangsung... dengan meriahhh, karna Tamu Undangan yg hadir rata-rata adalah mitra bisnis Endru dan Philip.
Rupanya Endru sudah menjadi salah satu orang sukses di Paris dengan jaringan bisnis Property dan Galery Seni bersama Philip.
Ya! Beginilah akhirnya... Sebenarnya sedikit aneh juga kisah cintaku ini. Kuakui Cinta itu Memang Rumit ya...
Kalau sudah marah... Cinta itu malah semakin Kuat. Dirindukan saat tidak ada, Menyapa dikala hati berbunga-bunga...
Tak kulihat raut Shereen yg iri melihat kebahagiaan kami. Kurasa Endru memang berhasil membuat semua hati tidak terluka... Vivi pun demikian, bersama Philip mereka sangat serasi sekali.
Aku juga tidak mau kalah... Kucium Pipi Endru yg sebelah kanan... wajahnya memerah.Dan Happy Ending buat kami.
" Apa sich? Gombal! ". Umf laper nich... makan siang yuk Mbak.
Time for Have a Lunch.
Setelah makan kami mulai mengobrol-ngobrol. Banyak hal yg kami bahas. Dari masa-masa kuliah kami dulu... kelanjutan setelah Endru pergi, sampai pada Kehidupan Endru di Paris, Prancis.
Rasanya kami seperti bernostalgia saja padahal kami kan belum tua banget.
Aku bilang Philip sudah menikahi dosen cantik Vivi mantan Endru dulu, Yuka pun sudah menikah dengan seorang businessman asal Jepang anak dari teman ayahnya... Pestanya berlangsung sangat meriah Pesta Pernikahan Yuka dengan Ashimoto Junpei mempelai prianya.
Keempat Anggota Four J pun sudah pada bekerja dan ada yg sudah menikah dan memiliki anak.
Umf tau ga... di setiap cerita yg Mbak hadiri itu sebenarnya aku juga hadir di acara tersebut, hanya saja aku minta mereka merahasiakan keberadaanku dari Mbak. " Kenapa dru? Padahal sudah 10 tahun... hikz hikz ".
Udah-udah jangan mewek lagi geh... kenapa sich... padahal kita kan ga punya hubungan apa-apa.
" Siapa bilang? Gw suka sama lo dari pertama kita ketemu tau! " tiba-tiba aku langsung saja keceplosan... dan memang begitulah faktanya.
" Really! terus kenapa waktu itu Mbak nolak me... ? hayoo ".
" gara-gara kamu main sama cewek lain... aku cemburu tau. "
" hahahahaha :D "
Entah kenapa obrolan kami jadi saling buka-bukaan fakta begini.
Endru lalu memegang daguku dengan satu jari telunjuk kanannya. Dia menengadahkan kepalaku, sehingga sekarang kami saling berhadapan muka.
GREAT! BEAUTIFULL... BEAUTIFULL ART... BEAUTIFULL CREATION yang diciptakan TUHAN.
Aku juga suka kamu Rena... itu sebabnya " I AM BACK FOR YOU " from BROKEN HEART.
Dan kami berdiri, lalu berpelukan dan dilihat oleh banyak pengunjung restaurant. Seketika kami jadi Pusat Perhatian... ditambah dengan tepuk tangan yg meriah. Ohh perasaanku saat ini tak bisa kugambarkan dengan jelas, yang penting sekarang aku senang. Karna 10 tahun yg kulalui penuh penyesalan ini tak menjadi sia-sia. Terima Kasih Endru karna sudah mau memaafkan dan kembali untuk mencintaiku dengan sepenuh hati sekarang.
Terima Kasih juga Rena karna sudah mau menunggu keegoisanku selama ini.
Mari kita gelar Pestanya...
Dan kami berdua pun menikah... Teman-Teman kami semua kami undang. Yang aku heran... kenapa bisa secepat ini hubungan kami, padahal kami belum pacaran secara resmi... seperti remaja-remaja pada umumnya.
Tapi sudah jelas biar bagaimanapun... pilihan priaku tetaplah Endru. Dan dia semakin tampan sekarang... Aku suka dia Apa Adanya.
Prosesi Pernikahan berlangsung... Setelah Pemuka Agama menyampaikan kami resmi menjadi sepasang suami istri... kami saling berciuman.
Dan Pesta pun berlangsung... dengan meriahhh, karna Tamu Undangan yg hadir rata-rata adalah mitra bisnis Endru dan Philip.
Rupanya Endru sudah menjadi salah satu orang sukses di Paris dengan jaringan bisnis Property dan Galery Seni bersama Philip.
Ya! Beginilah akhirnya... Sebenarnya sedikit aneh juga kisah cintaku ini. Kuakui Cinta itu Memang Rumit ya...
Kalau sudah marah... Cinta itu malah semakin Kuat. Dirindukan saat tidak ada, Menyapa dikala hati berbunga-bunga...
Tak kulihat raut Shereen yg iri melihat kebahagiaan kami. Kurasa Endru memang berhasil membuat semua hati tidak terluka... Vivi pun demikian, bersama Philip mereka sangat serasi sekali.
Aku juga tidak mau kalah... Kucium Pipi Endru yg sebelah kanan... wajahnya memerah.Dan Happy Ending buat kami.
Senin, 04 Agustus 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.9 PERTEMUAN KEMBALI
- Sudah 10 tahun berlalu... Kehidupanku di Indonesia masih baik-baik saja. Namun sampai sekarang pun aku masih tak bisa melupakan Endru dan kesalahanku padanya. Bagaimana ya keadaan dia disana... di Paris... yg merupakan kota yg menjadi impianku juga.
Saat ini aku sudah lulus dari fakultas... sudah 4 tahun yg lalu. Dan sekarang aku bekerja menjadi staff manajemen di sebuah Hotel ternama di Jakarta.
Kudengar rumor dari teman-temanku Endru akan kembali ke Indonesia. Tetap saja hingga kini pun kabar itu hanya merupakan sebuah rumor.
Hingga malam itu datang... - " Excuse Me Miss... What room is there left? I want to check-in. What price V.I.P room for class? " seorang pemuda yang berbahasa inggris menggugah hatiku dengan ketampanannya... yang hampir melupakan memoryku mengenai Endru.
" There, sir. VIP class room price Rp 1.300.000, - for one night. Please! Bellboy Let us help you bring your luggage and escort you up to the room. "
Sambil kuberikan kode kepada Bellboy untuk memberitahukan nomor kamarnya kepadaku dan minta menanyakan sekalian no HP nya juga. - Setelah aku mendapatkannya. Kusamarkan identitasku lalu meng-smsnya. Di daftar tamu dituliskan namanya " Mr. Dru Wine ". Sambil terus berpura-pura karna ternyata aku mendapatkan respon juga darinya kuminta alamat emailnya, akun facebook, twitter, hastag dan macam-macam. Dia terus membalasnya seperti tidak ada keraguan.
Kukira dia akan marah dengan aku yg menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi.
Lalu aku membuka akun facebookku dan mencari akun facebooknya... Dan dia lalu menelponku... deg degan aku dibuatnya, kuangkat saja.
" Night " suara yg lembut itu seketika mendesir ditelingaku. Setelah menilik akun facebooknya... kulihat-lihat saja koleksi fotonya.
Dan ternyata...
" Sudah, Ga perlu kaget begitu... mbak. Aku tahu sekarang mbak lagi buka-buka akun facebooku kan. Apa kabar? Maaf ya pertemuan kita tadi aku pura-pura tidak mengenal mbak! Tapi yg jelas... selamat bertemu kembali... Saya Endru adik kelas mbak yg imut dulu. - Tak bisa aku menahan rasa haru. Langsung Kuhampiri saja kamarnya... kamar no 307. Kuketuk pintunya... Namun tidak ada respon dari dalam kamar.
Suara Telpon pun sudah hening... karna sudah diputus olehnya. Lalu Bellboy yg tadi mengantarnya kutanyai kemana tamu itu perginya...
Dia bilang Mr.Dru Wine sudah check out 10 menit yg lalu karna katanya ada urusan mendadak yg harus ditangani di galery seni.
JAHAT!!! baru saja bertemu... ternyata dia sudah pergi lagi dan kembali ke Prancis.
Prancis??? Mr. Dru Wine ada di gedung di seberang sana mbak. Itu Galery seni yg itu...
Karna Barusan dia bertanya sama saya Gedung Seni " ARTIC " milik Ryan Sembodo.
Makasih ya! - Aku lalu bergegas ke seberang. Kutitipkan pesan pada Bellboy kalau Owner bertanya mengenaiku... bilang saja ada urusan mendadak dirumah.
Kali ini aku pasti dapat mengejarmu Endru... Dia sudah berubah sekali, menjadi tampan dan semakin berkesan dingin padaku.
Sepertinya dia belum memaafkan keegoisanku dulu.
Kali ini aku harus bertemu dengannya dan meminta maaf, karna aku sudah menunggu lama untuk sampai ke moment seperti sekarang ini.
Tak tahu kenapa air mataku terus menetes... membuat pandanganku jadi sedikit kabur.
Aku sudah di depan Gerbang Gedung ARTIC... tak kusadari sosok-sosok yang keluar dari Gerbang karna aku terus saja terharu.
Rasanya aku seperti orang bodoh sekarang yang tak tahu sedang melakukan hal bodoh apalagi sekarang.
Dan saat aku masuk kutanya pegawai setempat mengenai Pelukis ternama dari Prancis bernama Dru Wine yg baru saja masuk, mereka membenarkan kedatangannya barusan namun kata mereka Dru Wine baru saja keluar karna masalah Galerynya sudah selesai...
Lukisan Albert Einstein yg dijanjikannya telah selesai dan besok akan dipajang sebagai aset utama. - Aku keluar dengan sedih sekali. Sepertinya Endru memang tidak mau bertemu denganku lagi...
" Endru... kamu tahu ga... sudah hampir 10 tahun aku merasa bersalah dan satu maaf darimu pun belum aku terima sampai sekarang " seperti orang gila aku berkata begitu diluar gerbang, untungnya tidak ada orang diluar.
" Sudah kumaafkan kog Mbak Rena " suara itu mulai kudengar lagi.
" I Already Forgive You Rena ".
Hikz Hikz air mataku tak henti-hentinya bercucuran. Lalu dia datang memelukku.
Aku sudah memaafkanmu Rena.
Jadi sekarang maafkanlah dirimu juga.
to be continued.~
Minggu, 06 Juli 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.8
Sebenarnya aku tidak mengerti dengan apa yg kurasa dan apa yg tlah kuucapkan pada Endru. Yang kuketahui sekarang... sepertinya aku sangat menyesalinya... Rena Rena sebegitu tidak pedulinyakah dirimu pada Endru... Kutanya itu dalam hatiku sendiri.
Endru setiap harinya kulihat lesu. Sekali aku tanya kawan sekelasnya tentang keadaan Endru...
Mereka bilang setelah Endru berpacaran dengan Shereen hasil pahatannya jadi tidak baik. Padahal biasanya Endru selalu membuat takjub kawan-kawan sekelasnya dengan ide-ide barunya... imajinasi yg luar biasa.
Ohh sepertinya itu karna diriku.
Lalu aku mencari cara supaya Endru kembali menyukaiku lagi. Kalau aku menyatakan suka juga padanya disaat ini, maka imejku akan sangat tidak baik.
Kebetulan di Kampus sedang diadakan audisi pemeran untuk Festival Drama Tahunan. Aku yg ikut mendaftar berusaha berkenalan dengan banyak pria yg menurutku keren disitu. Dengan menambah member teman laki-lakiku... aku pun memacari mereka. Memang terkesan murahan... karna sebagai Rena baru kali ini aku melakukan cara Four J.
Hanya saja hal ini kulakukan semata-mata untuk menarik perhatian Endru lagi.
Aku melakukannya di depan Endru.
Tapi dia malah tidak peduli... Sekali dia menatapku dengan tatapan kosong, dan lalu pergi.
Baru kusadari caraku yg salah... dengan membuatnya cemburu tanpa disadari aku semakin membuat hatinya sakit, bukan memperbaiki hatinya supaya mendapatkanku lagi.
Rena sepertinya sudah mendapatkan pengganti yg lebih baik... ya lebih baik...
Aku tahu dia melakukan itu untuk membuatku cemburu atau sebatas balas dendam. Bahkan aku tidak tahu kapan ini dimulai, sepertinya hati kami berdua memang saling terpaut satu sama lain namun enggan menyatu. Shereen bahkan sering kutinggalkan, kuabaikan sekarang...
Dan aku lebih mendekati anggota Four J lainnya yg cukup bermasalah juga terutama Rika dan Dewik.
Rika yg bermasalah dengan ketulalitannya... pelupa dan urakan, dan Dewik dengan segala ketomboyannya.
Setelah membuat mereka lebih baik lagi. Kurasa inilah babak akhirnya.
Aku sudah memutuskan akan ke Perancis... kota cinta dan seni. Untuk menenangkan diriku kembali.
Dengan membagikan karangan bunga pada Shereen, Rika, dan Dewik aku berpamitan.
Tetapi tidak untuk Rena... s'bab rasa sakit hati dan cintaku yg teramat dalam sulit untuk mengucapkan selamat tinggal padanya.
Dan Philip sepertinya sedikit lebih memaafkanku karna sekarang dia telah menjalin hubungan dengan pacar lamaku Vivi.
Dan untuk Yuka dan Dona... aku lebih memberikan sedikit saran kepada mereka untuk mencintai seseorang yg benar-benar mencintai mereka.
Aku terbang ke Perancis... dan mungkin untuk waktu yg cukup lama aku belum mau kembali ke INDONESIA.
to be continued.~
Kamis, 19 Juni 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.7
Tetapi karna kami mengenakan Topeng semuanya... tampaknya mereka tidak sadar dengan keberadaanku disini. Shereen lalu mengajakku untuk bertemu kedua orang tuanya... tak tahu kenapa.
" Mah Pah kenalin... ini Endru yg sering aku ceritain "
Topeng ku pun lalu dibukakannya... astaga... tiba-tiba saja pandangan tiap-tiap tamu yang hadir mengarah padaku. Termasuk Four J, Rena, Vivi dan Philip. Dan ditengah-tengah hening sejenak itu... Shereen mengumumkan sesuatu surprisenya yang tidak dapat kuduga sebelumnya.
" Malam ini di ulang tahun saya yang ke 20 saya kehadiran seseorang yang special bagi saya... seorang pria tampan yang telah menggugah hati saya... setiap malam saya selalu terbayang wajah dan sikapnya waktu itu kepada saya... dialah ' Endru ' yang telah resmi menjadi pacar saya mulai dari detik ini.. malam ini... saya sayang Endru " lalu kepalanya itu rebahan di pundakku.
wahhh benar kan malam ini akan menjadi dilema... sial...
Philip bertepuk tangan " plok plok plok plok plok " yang lainnya ikut tepuk tangan setelahnya. Rena kulihat hanya diam... sedang Vivi tak kulihat lagi keberadaannya. Sepertinya malam ini akan sulit berakhirnya... malam yang tiada berujung.
Orang tua Shereen tampak senang dengan pilihan anaknya yaitu aku. Di tengah pesta yang meriah... musik pun melantun... mau tak mau aku harus berdansa dengan Shereen. Anggota Four J lainnya nampak tidak senang dengan pilihan temannya... Namun yang kuperhatikan sejak dari tadi itu adalah Rena... sepertinya hatiku ini tertambat padanya tak tahu kenapa. Inikah Cinta yang sebenarnya? Tetapi kutahu perasaan ini pun pernah sama kurasakan pada Vivi... tetapi untuk Shereen.. tidak ada perasaanku sama sekali padanya, hanya saja sebagai pria.. aku tidak tega.
Dan malam yang tiada berujung terus melantunkan semangatnya... Shereen terus menggandengku tak mau melepasnya. Lalu kubilang saja aku ingin pamit pulang... dengan alasan yang kubuat sedemikian rupa. Shereen lalu mengijinkan, awalnya dia menyuruh supir pribadinya mengantarku... tetapi kutolak saja dengan alasan privasi. Saat keluar aku bertemu Vivi... dia mengucapkan selamat padaku lalu pergi sambil menangis tersedu-sedu. Philip yang melihatnya... lalu mengejarnya. Perasaanku jadi bingung tak karuan sekarang...
Saat berjalan beberapa langkah setelahnya aku bertemu Rena. Mati berdiri aku dibuatnya...
Rena lalu berkata
" Malam ini malam yang sungguh indah ya! Bagi sepasang kekasih "
sambil tersenyum dia mengucapkan selamat padaku.
Esoknya di Kampus... ramai orang membicarakan hubunganku dengan Shereen Four J... Aku hanya mengabaikannya saja. Dan Shereen pun datang menemuiku bersama teman-temannya... Shereen yang seperti anak kecil itu merangkulku lagi dengan perasaan sangat senangnya itu menuju kantin. Dia mentraktirku... disana ada Rena dan teman-temannya juga. Ohhh benar-benar dilema... Rena kulihat mulai pergi. Dengan alasan ingin ke toilet aku mengejar Rena... menghentikan langkahnya dengan aku yang berdiri tepat dihadapannya sekarang...
Lalu kunyatakan perasaanku.
" Kak Rena... Rena... Aku suka Rena! Aku menyukaimu... Rena! "
Dia lalu diam sejenak sambil menatapku dalam...
Namun jawabannya setelahnya sungguh tidak dapat kuterima.
" Maaf, Saya Tidak Suka... Tolong jangan menghalangi Jalan Saya "
HATIKU HANCUR... Inikah yang namanya PATAH HATI... BROKEN HEART.
Dan dilemaku bertambah dari tadi malam sampai pagi ini dan mungkin di hari-hari berikutnya.
~ to be continued ~
Sabtu, 07 Juni 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.6
Nabila memarahi Dewik... Dewik pun membalasnya... dengan balas menantangnya...Tentu saja... kubu kedua belah pihak tidak tinggal diam...Hanya Yuka yg tidak bergerak membela anggotanya... malah menghampiri Philip. Dia dengan penuh kesal lalu menampar Philip... Philip yg cekatan berhasil menangkap tangannya.Suasana kantin siang ini sangat ramai... para mahasiswa lain hanya melihat-lihat saja... ya sepertinya memang ada tontonan yg menarik.Pertarungan antar wanita memang sangat seru untuk dipertontonkan... ada yg menjambak, ada yg mencubit, ada yg cakar-cakaran... hahahahaha :DDi lain pihak Rena mulai bergerak... dan melerai kedua kubu itu... sambil tetap menatapku dengan wajah kesalnya itu yg tau kenapa.Kurasa Vivi alasannya... mantan pacarku dulu.
Kembali ke Philip... Yuka yg tidak berhasil menamparnya menjadi malu... karna tidak berhasil.. lalu dia pergi begitu saja. Anggota Four J yg melihat itu... mengejar ketuanya...Rena habis-habisan menasehati kubu TRIO SETIA terutama Nabila The Leader...Aku merasa masalah disini sudah selesai... tanpa kupedulikan Vivi.. aku bergegas pergi.Rena kulewati begitu saja tanpa sepatah kata...Padahal... biasanya aku selalu berkata manis di depan seseorang yg berbuat manis...
" dru... tunggu " Vivi mengejarku. Pertama aku santai... selanjutnya aku berlari secepat angin... " KABURRRRRRRRR ".Dengan tipu muslihatku... aku berhasil mengecoh Vivi dan bersembunyi darinya. Ya.. tapi tetap saja dia akan menemukanku lagi di mata kuliah berikutnya di kelasku. Karna kurasa telah aman... dan Vivi sudah tak terlihat lagi di depanku... aku berjalan keluar dari persembunyian. Lalu..." dru... Endru kan " awalnya kupikir dia Vivi. Ternyata dia adalah Shereen anggota Four J." iya kak... saya.. ada apa? "" gapapa... malam ini kamu ga ada acara kan? hari ini ulang tahunku... datang kerumahku ya malam ini... ini alamatnya! " lalu dia bergegas pergi begitu saja... nampak kegirangan, dasar wanita...
Aku berjalan lagi... Tiba-tiba tanganku terasa ada yg menarik... dan ternyata kali ini dia adalah " mbak Rena? " ." dru... wanita yg disampingmu itu tadi siapa? "" umf... siapa? ohhh dia itu tunanganku... kenapa? " kujawab asal-asalan saja... Rena lalu tercengang, dia pergi sambil sedih sedih gthu dech... yahhh begitulah wanita... penuh emosi jiwa.Kisah cintaku ini kurasa akan sedikit rumit... Love is Complicated.
Hari telah usai... dan menjelang malam. Lampu-lampu jalan sudah mulai menyala... dan terangnya menyinari tiap sudut gelapnya malam..Malam ini.. seperti yg diungkit shereen tadi siang kepadaku, sepertinya tidak ada salahnya kalau aku menghadiri acara sakral yg memperingati hari lahirnya... Hari ini tepatnya hari Rabu tanggal 15 April.Aku memakai baju yg cukup rapi... dengan motor REVO yg aku naiki... aku tiba di Kediaman Shereen. Rumah yg cukup meriah... Dekorasi yg cukup indah untuk sebuah acara pesta ulang tahun...Namun anehnya kulihat semua tamu undangan mengenakan topeng... ada apa? pikirku... PESTA TOPENGkah?Aku lalu mengambil sapu tanganku yg cukup panjang itu untuk diikatkan ke kepala... sebelumnya kubolongi kedua sisi untuk penglihatanku.Dan aku lalu mengenakannya menjadi topeng... seperti di film THE MASK of ZORO saja penampilanku saat ini... dengan baju hitam dan topeng hitam...Aku masuk... ternyata semua orang sudah ramai berpesta di dalam... ada yg menari, menyanyi, minum dan makan sepuasnya...kue ulang tahunnya pun megah dan indah.Aku terpukau dengan suasananya... tiba-tiba suara lembut itu memanggil lagi..." Endru... Endru kan? " dia Shereen yg berulang tahun hari ini... tak lupa kuberikan kadoku berupa pita cantik.Yang tak habis kupikir ternyata Vivi dan Rena diundang... serta Philip juga.Ohh bakal menjadi dilema malam ini kurasa...
Jumat, 30 Mei 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.5
wahhh... Vivi?
aku kaget bahkan tak mampu berkomentar apa2... hanya mampu berbicara dalam hati.
Benarkah itu dia? Tidak salah lagi...
Philip pun menegurku...
" Dru... dia itu bukannya Vivi !? "
" Selamat pagi para pemuda ganteng " sapanya kepada kami para mahasiswa di kelas ini.
" Pagiiiiiiiiii... miss " begitu semangatnya teman-temanku membalas sapaannya.
Philip pun sama... kulihat begitu bersemangat. Dasar plin plan... aku tahu di lubuk hatinya yg paling dalam itu masih terukir nama Vivi, soalnya dia dulu fans beratnya.. haha walau di depanku dia berpura-pura dingin bilang tidak kecewa... karna aku temannya yg paling dekat.
" Seutas tali tak lengkap tanpa mengikat benda...
Demi teratai pujangga mampu berjalan di atas air...
Rasa kian terhapus kalau ku kau pupus...
Sehelai benang tak lengkap tanpa jarum...
Demi mawar pujangga berdarah tertusuk duri...
Hati bertuan bila mengenal engkau... cinta "
Vivi pun mulai berpuisi...
Semua temanku pada terkagum-kagum melihat auranya...
" ada yg bisa membalas "
" umf... Endru... " seketika itu dia menunjukku untuk membalas puisinya... Philip kulihat ketus lagi.. haha
" e... emm...
Saat hari mulai petang...
Terdengar suara jangkrik...
Rintihan sajak mengelu-elu bagai eksentrik...
Hatiku ini tuan penuh perasaan padamu...
Tetapi bukan auramu...
Yang menyentuh kalbu...
Melainkan... Persahabatan. "
Vivi lalu mengerti arti puisiku itu... dan dia hanya diam saja. Dan melanjutkan mata kuliah yg ingin diajarkannya...
Mata kuliah selesai... dia pamit keluar kelas. Teman-temanku mengikutinya keluar...
Aku keluar terakhir... namun ternyata Vivi masih menungguku diluar.
" dru... kamu kenapa seperti itu tadi ? "
" seperti itu bagaimana.. bu... dosen "
" huftttt " ketusnya.
Dan disisi lain... Rena lewat. Kakak tingkatku itu sepertinya memperhatikan banyak gerak-gerikku lagi...
Dia kesal. Aku jadi tidak karuan...
Vivi kuabaikan... aku meninggalkannya dalam setiap perkataannya.
Aku ke kantin... Vivi masih mengikuti...
Philip ternyata disana juga, dan kelima lengkap Four J... dan tiga TRIO SETIA.
Philip melirik ke arahku penuh ketus...
Shereen juga memperhatikanku yg didekati Vivi... Yuka kulihat malah memperhatikan Philip penuh ketus.
Dan sisa tiga FOUR J lainnya memperhatikan Philip... Dona, Dewik dan Rika...
Rena pun datang juga bersama ketiga temannya Ajeng, Yosi dan Enes membeli sesuatu di kantin, kulihat Rena masih memperhatikanku yg didekati Vivi...
Tiba-tiba dalam saling pandang-memandangi kami semua...
Seorang pria jatuh cinta mendekati Dewik... menyatakan cintanya... lalu ditolak mentah-mentah olehnya.
Nabila marah... dan menghampiri FOUR J...
Versus TRIO SETIA dan FOUR J pun memasuki babaknya...
![]() |
| Nabila - LEADER of TRIO SETIA |
![]() |
| Gita - anggota TRIO SETIA |
![]() |
| Rara - anggota TRIO SETIA |
Jumat, 23 Mei 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.4
“ kenapa? Kenapa kalian selalu muncul? “ ucap Philip. Sepertinya dia
sensi melihat kami berdua… atau sensi terhadap semua wanita
disekitarnya…
“ hey cecunguk jangan sok “ sahut Yuka. Endru hanya tertawa-tertawa kecil memperhatikan Philip dan Yuka yg berdebat, sedang aku hanya diam.
“ sok bagaimana? Membingungkan! Kalian ini… para ladies selalu mengejar kesempurnaan ya? Tak taukah kalian.. bahkan wajah ini pun akan memudar cahayanya “ sambung Philip.
Yuka hanya jealous mendengar perkataannya barusan. Mungkin dalam hatinya berpikir Philip ini yg benar-benar sok.
“ Sudah Sudah… maaf ya Philip! Kami berdua ga akan ganggu dech… mari “
Aku lalu mengajak Yuka turun lagi kebawah. Sekilas Philip menatapku dengan lembut… wahh hatiku jadi dag dig dug. Untuk selanjutnya aku tidak tau lagi harus bagaimana bila berhadapan dengannya(Philip) setelah kejadian ini. Dan mereka pun mulai berdialog.. antara Endru dan Philip, namun aku tak tau apa yg mereka bicarakan karna aku yg membawa Yuka turun.
“ Hey Philip! Kenapa kamu ketus begitu sama ladies? “ aku menyambung obrolan dengan Philip. [Endru]
“ aku muak saja melihat tingkah para gadis sekarang ini… ada pria tampan mereka kejar-kejar sampai ke ujung dunia… sedang banyak pria yg walaupun kurang tampan tapi setia dan cinta malah tidak diperhatikan.. dipedulikan… “
“ cukup realistis lip… aku suka pendirianmu itu.. hanya saja kalau kamu terus begini kamu tidak akan mendapat pasangan untuk menyambung kesepianmu itu “
“ hmmff… realistis ya dru? Mungkin! Baiklah sobat… kita sudah bersahabat sejak SD, tentu saja kau dan aku lebih paham satu sama lain… tenang saja masalah pasangan itu seperti katamu tentu akan kuseriuskan ^_^ “
“ baguslah… hahahahaha :D tapi ini bukan karna Vivi kan… sebab dia adalah incaran kita berdua dulu “
“ walaupun dia lebih dekat denganmu… tapi aku sama sekali tidak masalah dru… “
“ ya… tapi aku juga sempat dikecewakan olehnya, karna dia yg pergi entah kemana… bahkan tak ada kabar beritanya… hafttt “ aku menghela nafas mengingat-ingat tentang seorang wanita yg dulu pernah dekat dengan kami berdua.
Wanita itu bernama Vivi… kakak kelas kami dulu di SMA.
Aku lalu kembali melihat kerumunan orang di bawah… sedang Philip melihat kembali ke langit, karna memang inilah style kami kalau sedang berada di atas atap… bukan sesuatu yg istimewa, hanya kebiasaan saja.
“ ini… kubawakan film kesukaanmu di flasdisk ini “ kata Philip sembari menyerahkan FD itu padaku.
“ bukan film biru kan? Atau kisah-kisah cinta mengharukan yg memuakkan itu “
“ tentu saja bukan… film action kesukaanmu kog sama film-film movie bioskop terbaru seperti ‘ AMAZING SPIDERMAN 2 ‘ “
“ wahhh, sudah keluar ya… baiklah aku pinjam ya FD 16 GB mu ini.. pasti akan seru nich, akhirnya… keluar juga “
“ kan sudah kubilang… kau dan aku lebih paham satu sama lain “
“ OKE! SIP lah! Hahahahaha :D “
Dan aku lalu mengajak Philip untuk turun kebawah… ke Perpus. Karna kupikir sudah waktunya kami untuk masuk kelas kembali… dan kupikir juga setelah yg tadi Yuka dan Rena jelas tidak berada di Perpus lagi. Dan benar saja… memang sudah tidak ada lagi.
Kami berdua kembali ke kelas kami… kelas Seni Patung. Lama kami menunggu kelas dimulai… kudengar Pak Ruben tidak masuk hari ini. Beliau adalah dosen seni yg sangat hebat dan artistic…
Aku lalu mengobrol-ngobrol dengan teman sekelasku menanyakan tentang Pak Ruben.
Ternyata benar saja… Pak Ruben benar tidak masuk hari ini.
Lalu mereka menambahkan… pelajaran seni patungnya akan digantikan oleh pelajaran berpuisi oleh dosen wanita yg rumornya secantik Athena…
Dalam hatiku “ puisi ya!? Seperti kesukaan Vivi saja “
sampai aku dulu harus belajar membuat puisi-puisi puitis untuknya tiap malam dan kukirim lewat SMS ke HP nya paginya. Hari-hari yg melelahkan…
Dan Aku kini mengajak ngobrol Philip… dan tiba-tiba sosok yg sudah tidak asing itu muncul dengan keanggunannya… memecah perhatian kami semua sekelas.
Dan dialah… Vivi???
to be continued~
“ hey cecunguk jangan sok “ sahut Yuka. Endru hanya tertawa-tertawa kecil memperhatikan Philip dan Yuka yg berdebat, sedang aku hanya diam.
“ sok bagaimana? Membingungkan! Kalian ini… para ladies selalu mengejar kesempurnaan ya? Tak taukah kalian.. bahkan wajah ini pun akan memudar cahayanya “ sambung Philip.
Yuka hanya jealous mendengar perkataannya barusan. Mungkin dalam hatinya berpikir Philip ini yg benar-benar sok.
“ Sudah Sudah… maaf ya Philip! Kami berdua ga akan ganggu dech… mari “
Aku lalu mengajak Yuka turun lagi kebawah. Sekilas Philip menatapku dengan lembut… wahh hatiku jadi dag dig dug. Untuk selanjutnya aku tidak tau lagi harus bagaimana bila berhadapan dengannya(Philip) setelah kejadian ini. Dan mereka pun mulai berdialog.. antara Endru dan Philip, namun aku tak tau apa yg mereka bicarakan karna aku yg membawa Yuka turun.
“ Hey Philip! Kenapa kamu ketus begitu sama ladies? “ aku menyambung obrolan dengan Philip. [Endru]
“ aku muak saja melihat tingkah para gadis sekarang ini… ada pria tampan mereka kejar-kejar sampai ke ujung dunia… sedang banyak pria yg walaupun kurang tampan tapi setia dan cinta malah tidak diperhatikan.. dipedulikan… “
“ cukup realistis lip… aku suka pendirianmu itu.. hanya saja kalau kamu terus begini kamu tidak akan mendapat pasangan untuk menyambung kesepianmu itu “
“ hmmff… realistis ya dru? Mungkin! Baiklah sobat… kita sudah bersahabat sejak SD, tentu saja kau dan aku lebih paham satu sama lain… tenang saja masalah pasangan itu seperti katamu tentu akan kuseriuskan ^_^ “
“ baguslah… hahahahaha :D tapi ini bukan karna Vivi kan… sebab dia adalah incaran kita berdua dulu “
“ walaupun dia lebih dekat denganmu… tapi aku sama sekali tidak masalah dru… “
“ ya… tapi aku juga sempat dikecewakan olehnya, karna dia yg pergi entah kemana… bahkan tak ada kabar beritanya… hafttt “ aku menghela nafas mengingat-ingat tentang seorang wanita yg dulu pernah dekat dengan kami berdua.
Wanita itu bernama Vivi… kakak kelas kami dulu di SMA.
Aku lalu kembali melihat kerumunan orang di bawah… sedang Philip melihat kembali ke langit, karna memang inilah style kami kalau sedang berada di atas atap… bukan sesuatu yg istimewa, hanya kebiasaan saja.
“ ini… kubawakan film kesukaanmu di flasdisk ini “ kata Philip sembari menyerahkan FD itu padaku.
“ bukan film biru kan? Atau kisah-kisah cinta mengharukan yg memuakkan itu “
“ tentu saja bukan… film action kesukaanmu kog sama film-film movie bioskop terbaru seperti ‘ AMAZING SPIDERMAN 2 ‘ “
“ wahhh, sudah keluar ya… baiklah aku pinjam ya FD 16 GB mu ini.. pasti akan seru nich, akhirnya… keluar juga “
“ kan sudah kubilang… kau dan aku lebih paham satu sama lain “
“ OKE! SIP lah! Hahahahaha :D “
Dan aku lalu mengajak Philip untuk turun kebawah… ke Perpus. Karna kupikir sudah waktunya kami untuk masuk kelas kembali… dan kupikir juga setelah yg tadi Yuka dan Rena jelas tidak berada di Perpus lagi. Dan benar saja… memang sudah tidak ada lagi.
Kami berdua kembali ke kelas kami… kelas Seni Patung. Lama kami menunggu kelas dimulai… kudengar Pak Ruben tidak masuk hari ini. Beliau adalah dosen seni yg sangat hebat dan artistic…
Aku lalu mengobrol-ngobrol dengan teman sekelasku menanyakan tentang Pak Ruben.
Ternyata benar saja… Pak Ruben benar tidak masuk hari ini.
Lalu mereka menambahkan… pelajaran seni patungnya akan digantikan oleh pelajaran berpuisi oleh dosen wanita yg rumornya secantik Athena…
Dalam hatiku “ puisi ya!? Seperti kesukaan Vivi saja “
sampai aku dulu harus belajar membuat puisi-puisi puitis untuknya tiap malam dan kukirim lewat SMS ke HP nya paginya. Hari-hari yg melelahkan…
Dan Aku kini mengajak ngobrol Philip… dan tiba-tiba sosok yg sudah tidak asing itu muncul dengan keanggunannya… memecah perhatian kami semua sekelas.
Dan dialah… Vivi???
to be continued~
![]() |
| Philip |
![]() |
| Vivi |
![]() |
| Ruben |
Selasa, 20 Mei 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.3
" Lagi ngapain sich disitu? Kita orang nyari-nyariin juga dari tadi kesana kemari " sambung Yosi." Ini... aku lagi mantau objek seni " jawabku sekenanya. " alahhh paling juga lagi ngeliyatin rumor dewa ares tuh... si Rena " sambung Ajeng." ahahahaha " Enes malah tertawa.Tapi benar saja... kuakui memang aku sedang memantau adik tingkatku yg ganteng itu... Dona yg kecewa lalu murung saja di bangku taman itu. Ketiga temannya itu.. Rika, Shereen, Dewik hanya tertawa saja melihat kegagalannya. Lalu Philip kulihat hendak menuju arah Perpustakaan... aku lalu jujur kepada teman-temanku.." iya... aku lagi mantau dewa ares nich... aku duluan ya! Apa kalian mau ikut juga? " " yaudah sana... dasar Aprodhite " mereka lalu membiarkanku...
Saat aku berjalan ke Perpustakaan... kulihat Endru juga masuk ke situ.. wahhh.Sepertinya aku mendapatkan dua objek seni yg menakjubkan kali ini...Aku lalu masuk ke Perpus, dan disana tak bisa kuduga sebelumnya... Disitu duduk Yuka yg sedang mendengarkan lagu dari MP3 Player menggunakan Earphonenya dan membaca novel di bagian buku-buku percintaan. Kulewatkan saja dia... mencari-cari kedua adik tingkatku itu...Ternyata mereka malah tidak ada. Padahal seharusnya kan mereka ada di dalam... Kemudian Yuka angkat bicara... " kamu dan Four J sepertinya terkena virus dewa ares ya? fufufu... kalau kamu mencari Philip dia ada di atas... naik tangga yg itu. "
Oh iya baru kuingat... di sudut salah satu rak... ada tangga darurat menuju kebawah dan ke atas... karna memang Perpustakaan Fakultas kami ada di lantai 3 dari 4 lantai Fakultas kami. Bukan tangga utama memang.. tapi cukup untuk mengantar kita menuju ke atas dan ke bawah untuk memudahkan kami langsung menuju kelas kami yg berada di lantai 2 dan 4 karna area Perpus yg cukup luas dan jangkauan yg cukup jauh untuk menuju Pintu Depan Perpus. " kamu memiliki maksud tersembunyi ya Yuka? " balasku..." fufufufu, mana ada! sudah sana... ohh iya pria culun yg menabrak Shereen juga ada di atas "
Ternyata Yuka memperhatikan anak buahnya juga. Walau di satu sisi dia jarang mau berjalan bersama para anak buahnya itu... buktinya kejadian yg tadi dia mengetahuinya. Ya, saat ini aku menuju ke atas... dan wahh silau juga sinar mentarinya...Aku lalu mengendap-endap. Philip sedang memandang langit... dan Endru sedang melihat ke bawah. Wajah Philip siang ini cerah sekali di bawah sinar mentari. Sedang Endru kulihat muram... tak tahu apa yg sedang dipikirkan mereka berdua. Lalu aku hanya asik saja dalam lamunanku... Yuka lalu menegurku " Heyyy ". Sontak aku kaget...Yuka sudah tidak mengenakan Earphonenya lagi... Dan karna seruannya itu hening Endru dan Philip pun terpecah... dan melihat ke arah kami. Wajah Philip jadi terlihat sedikit sinis... sedang Endru hanya senyum-senyum kecil...
to be continued ~
![]() |
| Yuka |
![]() |
| Dona - Four J |
![]() |
| Dewik - Four J |
![]() |
| Rika - Four J |
![]() |
| Shereen - Four J |
Rabu, 30 April 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.2
Ternyata Endru malah tiba-tiba menggandeng Shereen kesudut salah satu
pilar kantin… Dia menatap tajam Shereen, yg membuat Shereen jadi tak
karuan jg jadinya… Aku yg melihat kejadian itu jadi sedikit kesal juga…
apalagi Four J. Tetapi perlakuan Endru setelah itu membuat semua wanita
di Kampus jadi memperhatikan sikapnya yg anggun… kenapa? Saat dia
menatap tajam Shereen dia menyeka dahi Shereen lalu berkata “ Sakit ya?
Maafkan Dahiku ya yg seenaknya memakan Dahimu “ lalu dia berlutut
menekuk kedua siku kakinya di hadapan Shereen dan Four J.
Four J lalu menegur Shereen yg tidak berbuat apa-apa terhadap perlakuan Endru itu kata mereka “ Lo kog diem aj sich ren… kasih pelajaran donk nich anak baru “. Lalu Shereen kembali ke sifat awalnya… dia menyentuh kepala Endru yg dalam posisi berlutut itu dan mendekatkan muka Endru ke sepatunya. Endru dibuat mencium sepatu Shereen. Endru hanya diam saja… Karna aku tidak tega, aku mendekati adik kelasku itu… lalu membangunkannya dan membawanya… Kulihat dari kejauhan.. wajah Shereen yg tidak puas… atau… merasa kesal seperti yg kulakukan tadi? Tak tahulah…
Lalu aku memarahi Endru… kataku “ Kenapa meminta maaf sama mereka sich… yg salah itu tadi kan mereka… si Shereen itu yg ga ngeliyat jalan dan malah ngobrol terus sama teman-teman berandalnya itu “ Lalu jawaban Endru itu malah membuatku tercengang karnanya… “ Umf… ternyata Mbak Rena ya!? Makasih ya! Mbak Rena juga perempuan kan… kalau Mbak Rena yg jadi Mbak Shereen dalam posisi barusan apa yg Mbak Rena mau dari saya selain permintaan maaf yg tulus ? Mau itu salah siapa yg lebih dulu “ Ladies is First “ Mbak… utamakan perempuan, gthu lho Mbak “ Kemudian Endru pergi dengan santai menuju fakultasnya… meninggalkanku yg masih terpaku mendengar jawabannya barusan. Jawabannya sich memang sederhana “ Ladies is First “ tapi entah kenapa kharismanya itu yg berhasil mengobrak-abrik… mengguncang-guncang hati kecilku ini. Aku lalu pergi kearah Taman… ternyata Dona sudah mulai mendekati Philip.
Kulihat Philip lalu berdiri dan malah meninggalkan Dona… aku sendiri tak begitu mengerti apa yg mereka bicarakan barusan. Namun dari sikap Philip… kurasa Dona membuat Philip sedikit kesal. Dalam hati aku merasa kegirangan… ternyata Dona tidak berhasil menggerakkan hati Philip. Di tengah kegiatan memata-mataiku itu teman-temanku datang menegurku… “ Rena…………………… heyyyyyy “ sahut Yosi. Aduh! Kenapa mereka datang disaat yg tidak tepat sich gumamku dalam hati. Padahal aku ingin lihat sehabis Dona yg sepertinya Gagal siapa selanjutnya anggota Four J yg akan turun langsung menjerat hati Sang Dewa Ares…
to be continued ~
Four J lalu menegur Shereen yg tidak berbuat apa-apa terhadap perlakuan Endru itu kata mereka “ Lo kog diem aj sich ren… kasih pelajaran donk nich anak baru “. Lalu Shereen kembali ke sifat awalnya… dia menyentuh kepala Endru yg dalam posisi berlutut itu dan mendekatkan muka Endru ke sepatunya. Endru dibuat mencium sepatu Shereen. Endru hanya diam saja… Karna aku tidak tega, aku mendekati adik kelasku itu… lalu membangunkannya dan membawanya… Kulihat dari kejauhan.. wajah Shereen yg tidak puas… atau… merasa kesal seperti yg kulakukan tadi? Tak tahulah…
Lalu aku memarahi Endru… kataku “ Kenapa meminta maaf sama mereka sich… yg salah itu tadi kan mereka… si Shereen itu yg ga ngeliyat jalan dan malah ngobrol terus sama teman-teman berandalnya itu “ Lalu jawaban Endru itu malah membuatku tercengang karnanya… “ Umf… ternyata Mbak Rena ya!? Makasih ya! Mbak Rena juga perempuan kan… kalau Mbak Rena yg jadi Mbak Shereen dalam posisi barusan apa yg Mbak Rena mau dari saya selain permintaan maaf yg tulus ? Mau itu salah siapa yg lebih dulu “ Ladies is First “ Mbak… utamakan perempuan, gthu lho Mbak “ Kemudian Endru pergi dengan santai menuju fakultasnya… meninggalkanku yg masih terpaku mendengar jawabannya barusan. Jawabannya sich memang sederhana “ Ladies is First “ tapi entah kenapa kharismanya itu yg berhasil mengobrak-abrik… mengguncang-guncang hati kecilku ini. Aku lalu pergi kearah Taman… ternyata Dona sudah mulai mendekati Philip.
Kulihat Philip lalu berdiri dan malah meninggalkan Dona… aku sendiri tak begitu mengerti apa yg mereka bicarakan barusan. Namun dari sikap Philip… kurasa Dona membuat Philip sedikit kesal. Dalam hati aku merasa kegirangan… ternyata Dona tidak berhasil menggerakkan hati Philip. Di tengah kegiatan memata-mataiku itu teman-temanku datang menegurku… “ Rena…………………… heyyyyyy “ sahut Yosi. Aduh! Kenapa mereka datang disaat yg tidak tepat sich gumamku dalam hati. Padahal aku ingin lihat sehabis Dona yg sepertinya Gagal siapa selanjutnya anggota Four J yg akan turun langsung menjerat hati Sang Dewa Ares…
to be continued ~
![]() |
| Rena |
Selasa, 29 April 2014
Love is Complicated " Cinta Memang Rumit " bag.1
Tahun ini Universitas tempatku Kuliah menerima Mahasiswa baru lagi. Tahun ini adalah Tahun terindah menurutku… soalnya banyak sekali anak baru yg ganteng-ganteng. O ya namaku Rena… saat ini aku Kuliah di Universitas yg cukup ternama “ USS (Universitas Segala Seni) “.
Karna memang namanya Segala Seni… itu artinya Universitas tempatku Kuliah ini menyediakan berbagai jurusan Seni di mata kuliahnya…
Banyak juga kegiatan extrakulikuler yg sangat menarik, contohnya salah satu ex yg kuikuti yakni ex Seni Rupa. Dan di Tahun inilah Tahun yg akan merubah segala pandanganku mengenai seorang Pria…
Seminggu sudah MOS berlalu, rasa puasku melihat adik-adik kelas yg ganteng-ganteng kurasa sudah tercukupi. Tapi satu hal yg membuatku heran… ada satu adik kelasku bernama ‘ Endru ‘ yg awalnya kukira sifatnya aneh karna penampilannya yg urakan itu…
Namun ternyata dia cukup humoris jg… memang tidak setampan yg kubayangkan dibanding dengan adik kelasku yg lain ‘ Philip ‘.
Akan tetapi perasaan hangat yg dimilikinya cukup menggugahku juga…
Kegiatan Perkuliahan pun sudah dimulai lagi… teman-temanku yg cantik-cantik juga sudah kembali mengisi bangku kuliah… ada Ajeng, Enes, dan Yosi. Dan lalu empat gadis yg tidak kusuka sudah masuk juga. Karna reputasi mereka yg cukup buruk dan terkenal di Perkuliahan yg sering mempermainkan perasaan suka dari banyak pria, mereka sering disebut “ Four J “ yakni empat jutek dengan anggotanya yaitu Dewik, Dona, Rika dan Shereen… dan leader mereka yg memilih jalan penyendiri tapi ya tetap saja mereka mengakuinya sebagai leader Four J ‘ Yuka ‘ peranakan Jepang.
Aku mengambil jurusan Seni Lukis… karna Melukis bagiku memiliki soulnya tersendiri… membangkitkan jiwa, menenangkan batin seperti ajaran Pelukis terkenal idolaku “ Leonardo Da Vinci “.
Teman-temanku pun sama… mengidolakan DaVinci. Dan otomatis Four J dan Yuka pun sama jurusannya dengan kami. Sebal sebenarnya… tapi ya mau bagaimana.
Adik kelasku yg ganteng Philip dan Endru masuk di Jurusan Seni Patung… kudengar-dengar Philip mengidolakan “ Michaelangelo Buonarroti “.
Dan dari segelintir anak baru wanita… cewek-cewek… gadis-gadisnya… ada tiga orang yg membuat grupnya sendiri dengan nama TRIO SETIA dengan anggotanya Nabila, Gita dan Rara yg mengetahui dan menentang tingkah kakak kelasnya Four J dengan leader mereka yg cukup brani juga si Nabila itu.
Wahhh kurasa tahun ini akan cukup seru juga…
Hari demi hari berlalu dan berjalan seperti biasa… hanya saja yg tidak biasa adalah seluruh anak gadis di Perkuliahan hangat membicarakan Philip yg katanya tampan setampan Dewa Ares… begitulah penuturan mereka dan akhirnya membuat Philip jadi idola di Kampus.
Siang itu kulihat Four J sedang berulah lagi… menggoda para pria lalu mencampakannya. Dan sepertinya desas desus Dewa Ares sampai juga ke telinga mereka… Mereka membuat taruhan siapa yg akan mendapatkan Philip lebih dulu… dan dimulailah pertarungan sengit cinta, dengan Dona yg lebih dulu tampil menghampiri Philip.
Four J melangkah menuju Taman karna memang disana Philip biasa nongkrong menguras jiwa seninya…
di tengah jalan Shereen menabrak Endru. Apa yg akan terjadi ya setelah itu?
![]() |
| Endru |
Langganan:
Komentar (Atom)





























